Sepeda.Me https://www.sepeda.me Ayo Bersepeda! Blog, informasi, berita, review, dan harga sepeda. Sun, 29 Nov 2020 05:08:53 +0000 id-ID hourly 1 https://www.sepeda.me/wp-content/uploads/2019/09/Favicon-Sepeda.me-177-110x110.png Sepeda.Me https://www.sepeda.me 32 32 Menghitung skid patch sepeda fixie dan pengaruhnya pada keausan ban https://www.sepeda.me/parts/roda-sepeda/menghitung-skid-patch-sepeda-fixie-dan-pengaruhnya-pada-keausan-ban.html https://www.sepeda.me/parts/roda-sepeda/menghitung-skid-patch-sepeda-fixie-dan-pengaruhnya-pada-keausan-ban.html#respond Sat, 28 Nov 2020 06:32:02 +0000 https://www.sepeda.me/?p=10093 Sepeda.Me
Menghitung skid patch sepeda fixie dan pengaruhnya pada keausan ban

Skid patch pada sepeda fixie (fixed gear) berperan untuk menentukan keawetan ban. Ban sepeda fixie lebih cepat aus dan botak dibandingkan sepeda biasa, dan hal ini juga dipengaruhi oleh ukuran chainring dan sprocketnya. Kenapa? Skid Patch dan ban aus Skid atau skidding adalah teknik mengerem sepeda fixie dengan menahan putaran pedal menggunakan kaki, atau yang […]

Artikel Menghitung skid patch sepeda fixie dan pengaruhnya pada keausan ban pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Menghitung skid patch sepeda fixie dan pengaruhnya pada keausan ban

Skid patch pada sepeda fixie (fixed gear) berperan untuk menentukan keawetan ban. Ban sepeda fixie lebih cepat aus dan botak dibandingkan sepeda biasa, dan hal ini juga dipengaruhi oleh ukuran chainring dan sprocketnya. Kenapa?

Skid Patch dan ban aus

Skid atau skidding adalah teknik mengerem sepeda fixie dengan menahan putaran pedal menggunakan kaki, atau yang disebut juga dengan rem doltrap. Skid membuat roda berhenti berputar, dan tapak ban menggerus dengan permukaan jalan untuk menghentikan laju sepeda. Istilah skid juga berlaku untuk sepeda lainnya, bedanya adalah kita menggunakan rem tangan untuk menghentikan laju roda.

Sepeda fixie juga bisa dipasang atau memakai rem, tetapi menghentikan roda dengan skid rasanya lebih menantang, lebih menyenangkan, lebih style/keren. Jadi tidak aneh kalau menemui ban sepeda fixie lebih cepat botak. Skid dapat membuat ban cepat aus dan botak, karet ban mudah untuk tergerus, tidak hanya membuat alur ban habis, tetapi juga sangat berpotensi membuat ban bocor dan sepeda tidak aman dipakai.

Rem kaki dengan sepeda fixed gear
Rem kaki dengan sepeda fixed gear

Skid patch adalah titik pada ban yang bergesekan dengan permukaan jalan ketika terjadi atau melakukan skid. Tentu saja kita menghindari skid patch yang sama pada setiap pengereman, agar titik aus/botak ban lebih menyebar dan ban lebih awet. Sepeda track yang dipakai di velodrome untuk balapan sepeda juga merupakan sepeda fixie, juga memiliki skid patch yang sama, hanya lantai velodrome tidak sekasar jalan aspal.

Pada sepeda balap, MTB, sepeda lipat dan lainnya, kecil kemungkinan kita skid patch terjadi pada titik yang sama, kemungkinannya skid patch adalah sepanjang permukaan ban atau 360 derajat. Tetapi tidak pada sepeda fixie atau fixed gear yang tidak memakai rem. Skid patch pada sepeda fixie bisa selalu terjadi pada titik-titik tertentu, bahkan bisa saja hanya selalu terjadi pada satu titik saja. Dan jumlah atau posisi skid patch sepeda fixie dipengaruhi oleh pemilihan ukuran chainring dan sprocket atau gear ratio.

Bagaimana hubungan gear ratio dan skid patch?

Untuk melakukan skid dan menahan pedal, bisa saja dilakukan pada banyak posisi, dengan kaki kiri, kaki kanan, posisi pedal di bawah, di depan, dan lainnya. Tetapi pada umumnya, hanya ada satu atau dua posisi pedal pada skid yang dipraktekkan, yaitu pada posisi kaki terkuat, dan posisi tubuh yang nyaman.

Sepeda fixie memiliki gear mati, atau tidak mempunyai mekanisme freewheel, pedal dan roda selalu berputar bersamaan, baik maju atau mundur, tidak ada coasting. Pada posisi kaki atau pedal yang sama, ada kemungkinan posisi ban yang menyentuh permukaan jalan juga sama.

Posisi badan pada saat rem sepeda fixie
Posisi badan pada saat rem sepeda fixie

Gear ratio adalah perbandingan ukuran chainring (depan) dengan ukuran sprocket (belakang). Semakin besar gear ratio, sepeda semakin berat kayuhannya tetapi lebih enak untuk ngebut. Semakin kecil gear ratio, semakin enteng kayuhan, sangat membantu pada jalan menanjak. Untuk sepeda pabrikan biasanya memberikan ukuran chainring 44/16, 46/16 untuk urban fixed bike, dengan gear ratio 2.75-3.0 yang dianggap sebagai gear ratio normal atau rata-rata. Tetapi kita bisa menggantinya menyesuaikan dengan kekuatan kaki atau medan bersepeda.

Misalkan saja sepeda memakai chanring 20 dengan sprocket 20, gear ratio 1. Untuk sepeda fixie seperti ini, kecepatan putaran pedal selalu sama dengan putaran roda. Sehingga pada satu posisi pedal untuk skid, selalu menghasilkan skid patch yang sama, alias posisi tapak ban untuk skid akan selalu sama. Hal ini berlaku juga untuk drivetrain fixie dengan gear ratio yang menghasilkan bilangan bulat, seperti 2, 3, dst.

Untuk sepeda fixie dengan chainring 45 dan sproket 17, gear ratio 2.66. Satu putaran pedal akan memutar roda 2.66 kali, putaran selanjutnya akan menghasilkan skid patch yang berbeda, dan perlu 17 putaran untuk mendapatkan kembali skid patch yang pertama tadi.  Jadi jumlah skid patch sepeda fixie ini adalah 17.

Semakin banyak skid patch akan membuat peluang penyebaran keausan ban yang lebih merata, dan menghindari ban lebih cepat habis. Jadi ketika ingin mengganti gear ratio sepeda fixie, sebaiknya juga memperhitungkan faktor jumlah skid patch.

Rumus menghitung jumlah skid patch
Rumus menghitung jumlah skid patch

Menghitung skid patch sepeda fixie

Untuk mengetahui jumlah skidpatch pada ban sepeda fixie, bisa dihitung dengan mengunakan rumus khusus. Rumus skid patch mirip dengan rumus gear ratio, tetapi hanya menggunakan pecahan, tidak mengunakan desimal (koma). Rumus ini mengasumsikan dan berlaku untuk yang hanya menghentikan pedal pada satu posisi saja.

Rumus skid patch adalah dengan membagi ukuran chainring dengan sprocket, sampai pada fraksi pecahan terkecil. Dan jumlah skid patch adalah penyebut pecahan terkecil.

Misalkan: chairing 44 dengan sprocket 16 => 44/16 bisa disederhanakan menjadi 11/4.  Penyebutnya adalah4, dan artinya ada 4 titik skidpatch pada ban dengan kombinasi chainring dan sprocket yang dipakai.

Contoh lain: sepeda fixie dengan ukuran gear 48/16 => 48/16 = 3/1. Hasilnya harus dibuat dalam pecahan yaitu 3/1, bukan 3 saja. Penyebutnya adalah 1, sehingga artinya ada 1 titik skid patch pada ban dengan kombinasi chainring dan sprocket yang dipakai.

Berikut ini tabel untuk jumlah skid patch dari kombinasi chairning dan sprocket yang umum dipakai.

.

Ring /Cog  34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 Ring /Cog
11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 1 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11
12 6 12 1 12 6 4 3 12 2 12 3 4 6 12 1 12 6 4 3 12 2 12
13 13 13 13 13 13 1 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 1 13 13 13
14 7 2 7 14 7 14 7 14 1 14 7 14 7 14 7 2 7 14 7 14 7 14
15 15 3 5 15 15 5 3 15 5 15 15 1 15 15 5 15 3 5 15 15 5 15
16 8 16 4 16 8 16 2 16 8 16 4 16 8 16 1 16 8 16 4 16 8 16
17 1 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 1 17 17 17 17
18 9 18 1 18 9 6 9 18 3 18 9 2 9 18 3 18 9 6 9 18 1 18
19 19 19 19 19 1 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19
20 10 4 5 20 10 20 1 20 10 20 5 4 10 20 5 20 2 20 5 20 10 20
21 21 3 7 21 21 7 21 21 1 21 21 7 21 21 7 3 21 7 21 21 7 21

Perlu diperhatikan juga, tabel ini berlaku hanya untuk satu posisi skid. Ada juga pesepeda fixie yang bisa melakukan skid dengan kaki kiri dan kaki kanan, atau disebut sebagai ambidextrous. Ambidexterity atau ambideksteritas adalah orang yang bisa memakai tangan kiri dan tangan kanan untuk suatu kegiatan dengan hasil yang sama baiknya.

Jadi untuk yang bisa melakukan skid dengan kaki kiri dan kanan (ambidextrous), maka skid patch dikalikan dua. Misalkan dari tabel 44/16 mempunyai 4 titik skid pacth, maka untuk yang bisa dengan dua kaki, skid patch menjadi 8. Hal ini juga berlaku jika kita bisa melakukan skid pada posisi yang berbeda-beda.

Untuk menghitung gear ratio dan skid patch ukuran lain, bisa juga menggunakan kalkulator sepeda online seperti: Fixed gear Calculator.

Memilih ukuran chainring dan sprocket untuk sepeda fixie

Khusus untuk masalah keawetan ban dan skid patch, lebih baik memakai chainring/sprocket yang berukuran ganjil, atau yang paling baik lagi memakai ukuran dengan angka primer.

Ukuran sprocket sepeda dengan angka primer seperti 13 atau 17, hanya akan menghasilkan skid patch 1 jika dikombinasikan dengan chainring 52 atau 51, selain itu pasti akan menghasilkan skid patch 13 atau pun 17.

Jadi berhubungan dengan skidpatch, pada sepeda fixie:

  • Untuk yang tidak skid, tetapi memakai rem, sebaiknya menggunakan chanring/sprocket genap untuk memaksimalkan umur rantai dan sprocket.
  • Untuk yang hanya mememaki satu kaki, sebaiknya chainring dan sprocket berukuran ganjil, dan yang bukan kelipatannya
  • Untuk yang bisa memakai dua kaki atau beberpa posisi, bisa memakai sprocket genap, dikombinasikan dengan sprocket berukuran ganjil.
Chainring sprocket sepeda fixie
Chainring sprocket sepeda fixie

Itu adalah tips untuk memaksimalkan umur ban sepeda fixie. Cara lain untuk menjaga kewetan ban adalah, melepas rantai sepeda dan memutar roda, untuk mengganti posisi skid patch, sehingga posisi ban yang botak (skid patch) akan berganti. Atau menukar ban depan dengan ban belakang.

Jadi jangan terlalu khawatir atau memaksakan untuk skid patch yang lebih tinggi. Gear ratio yang tepat adalah faktor utama yang menentukan kenyamanan dan kecepatan sepeda. Jika bisa dan memungkinakan, lebih baik dikombinasikan untuk skid patch yang lebih optimum, lebih baik untuk ban, dan juga mungkin keselamatan kita.

Artikel Menghitung skid patch sepeda fixie dan pengaruhnya pada keausan ban pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/parts/roda-sepeda/menghitung-skid-patch-sepeda-fixie-dan-pengaruhnya-pada-keausan-ban.html/feed 0
Preview Harley Davidson Serial 1 E-Bike: Rush & Mosh https://www.sepeda.me/review-dan-harga/preview-harley-davidson-serial-1-e-bike-rush-mosh.html https://www.sepeda.me/review-dan-harga/preview-harley-davidson-serial-1-e-bike-rush-mosh.html#respond Tue, 24 Nov 2020 04:40:45 +0000 https://www.sepeda.me/?p=10070 Sepeda.Me
Preview Harley Davidson Serial 1 E-Bike: Rush & Mosh

Harley Davidson Serial 1 akhirnya mengeluarkan penampakan dan model resmi sepeda listrik yang akan mereka jual tahun depan (2021). Jika sebelumnya Harley Davidson hanya menampilkan prototype, sekarang kita sudah bisa mengetahui bagaimana e-bike Serial 1 ini akan dibuat. Sebelumnya sudah pernah ditulis disini,  kenapa Harley akhirnya memproduksi sepeda listrik. Merk yang sangat identik dengan motor […]

Artikel Preview Harley Davidson Serial 1 E-Bike: Rush & Mosh pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Preview Harley Davidson Serial 1 E-Bike: Rush & Mosh

Harley Davidson Serial 1 akhirnya mengeluarkan penampakan dan model resmi sepeda listrik yang akan mereka jual tahun depan (2021). Jika sebelumnya Harley Davidson hanya menampilkan prototype, sekarang kita sudah bisa mengetahui bagaimana e-bike Serial 1 ini akan dibuat.

Sebelumnya sudah pernah ditulis disini,  kenapa Harley akhirnya memproduksi sepeda listrik. Merk yang sangat identik dengan motor gede ini berkolaborasi dengan Serial 1, masuk ke pasar motor yang lebih modern, dan bersaing dengan merk-merk sepeda yang sudah lebih lama bermain disini. Merk-merk otomotif seperti BMW, Audi, Jeep, Ducati juga sudah mengeluarkan produk sepeda listriknya. Sepertinya kita akan melihat trend ebike pada beberapa tahun ke depan ini.

Sepeda listrik Harley Davidson memiliki karakter dan tampilan yang berbeda. Bentuk yang lebih klasik dan terlihat besar dan bertenaga, tidak menghilangkan ciri khasnya. E-bike HD ini akan mulai dijual pada 2021, dan tetapi sudah bisa melakukan pre-order dari sekarang.

Ada 4 type/model sepeda listrik yang dikeluarkan oleh Harley Davidson, yaitu:

Harley Davidson RUSH/CTY SPEED

Harga : $4999 (sekitar 71 juta)

HD Serial 1 Rush Speed adalah sepeda listrik termahal HD. E-bike ini bisa mencapai kecepatan sampai 28 mph atau 45 kilometer per jam, dan yang tercepat diantara model lainnya. Beberapa komponen yang berbeda di e-bike HD adalah:

Motor Listrik

Menggunakan motor penggerak motor buatan Jerman Brose S-Mag, penggerak mid drive, dengan power 250W dan kekuatan torsi 90Nm. Dipasangkan dengan baterai berkapasitas 706 Wh, yang bisa dipakai untuk jarak 40-185 km (tergantung mode dan medannya).

Baterai terintegrasi pada frame, bisa dilepas, dan dilengkapi dengan kunci sekuriti.  Baterai memerlukan waktu charge 6.6 jam untuk charge full, dan 3.5 jam untuk chrage 75%.

Mid Drive motor dan drive belt
Mid Drive motor dan drive belt

Belt Dive

E-bike ini tidak menggunakan rantai, tetapi memakai carbon belt drive dari Gates, dengan crank Praxis. Menghasilkan perfoma yang lebih senyap, efisien, dan lebih bebas perawatan.

Frame sepeda listrik ini mempunyai bentuk elevated chainstay atau chainstay yang posisinya naik/lebih tinggi. Bentuk ini memudahkan untuk membuka belt drive, atau mengeluarkan roda. Tidak seperti sepeda dengan rantai yang biasanya posisi rantai melintang di chainstay, dan rantai harus dipotong kalau mau membuka rantainya. Drive belt tidak bisa diputus sambung, jadi geometri frame dengan elevated chainstay sangat berguna.

Hub Gear

Gearing dan gear ratio sepeda diatur dari hub roda belakang. Memakai hub gear Enviolo, sebuah hub modern dan futuristis, yang bisa berpindah gigi secara otomatis. Gearing pada e-bike ini tidak membutuhkan tuas shifter, membuat tampilan dan pemakian sepeda lebih simpel, dan hub Enviolo akan berpindah gear mengikuti torque medan bersepeda. Hub sepeda matic ini sangat membantu pada sepeda kota, berhenti di lampu merah, mengejar kecepatan tinggi, tanjakan, kita tidak perlu sibuk dan pusing mengganti gear (shifting).

Hub Gear Sepeda matic
Hub Gear Sepeda matic

Applikasi khusus Serial 1

Aplikasi smartphone yang bisa dihubungkan dengan bluetooth untuk display dan kontrol tambahan selain digital controller yang ada di sepeda.

Digital Display dan controller E-Bike
Digital Display dan controller E-Bike

Harley Davidson RUSH/CTY

Harga : $4499 (sekitar 63 juta)

Sepeda listrik Rush/Cty memiliki bentuk dan komponen yang sama dengan Rush/Cty Speed, hanya dengan kecepatan yang lebih rendah, yaitu maksimal di 20mph atau 32 kilometer per jam. Yang membedakan ebike ini adalah memakai baterai 529Wh, dengan charge time full 4.75jam, dan 0-75% dalam 2.6 jam.

E-Bike Harley Davidson Rush City Step Thru Putih
E-Bike Harley Davidson Rush City Step Thru Putih

Sepeda dilengkpai dengan mud guard dan fender di bagian depan dan belakang dengan kapasitas 10kg. Bentuknya seperti sepeda hybrid, dengan stang rata (flat handlebars) dan tanpa suspensi. Tambahan lainnya adalah ada bagasi (glove box) kecil untuk penyimpanan barang-barang berharga atau tool.

Sepeda listrik HD tidak jadi memakai ban putih seperti pada prototypenya. Ban putih atau ban skinwall/tanwall memng membuat sepeda terlihat lebih klasik. Sepeda ini memakai ban Schwalbe Super Moto-X 27.5 x 2.4”, ban sepeda touring yang lebar, membuat sepeda lebih nyaman dipakai dan lebih stabil.

Sepeda listrik Rush ini juga memilik lampu depan dan lampu emblem yang terintegrasi. Yang menarik adalah adanya lampu rem (berwarna merah) di belakang yang terpasang di tube frame sepeda.

Sistem rem memakai rem cakram hidrolik dengan rotor heavy duty 203mm, penting untuk menghentikan laju motor listrik yang kuat. Menggunakan sistem drivetrian yang sama dengan versi speed, Brose S-Mag-drive-belt-hub gear otomatis. Termasuk sensor torque dan controller digital,  yang memiliki 4 mode pilihan untuk karakter motornya. E-bike ini tidak memiliki throttle (gas), semuanya dikontrol dari pedal dan motor.

Harley Davidson RUSH/CTY STEP-THRU

Harga : $4399 (sekitar 62 juta)

Yang membedakan model Rush/Cty Step-Thru adalah bentuk framenya, tidak ada top tube (palang di depan sadel). Bentuk frame ini lazim untuk sepeda kota dan sepeda wanita, memudahkan untuk masuk dan memposisikan kaki pada sepeda.

Sepeda Listrik Kota HD Rush Hitam
Sepeda Listrik Kota HD Rush Hitam

Semua model sepeda listrik HD memiliki ukuran frame S, M, L , dan XL. Jadi untuk yang memiliki tubuh/kaki pendek, tidak harus memilih model ini, bisa memakai model lain selama posisi kaki dirasa nyaman. Semua model Rush memiliki berat sepeda sekitar 27 kilogram untuk ukuran frame L.

Harley Davidson MOSH/CTY

Harga : $3399 (sekitar 48 juta)

E-Bike Mosh/Cty adalah sepeda listrik Harley-Davidson yang lebih sederhana, memakai sistem single speed, dengan freewheel hub. Tetap memakai motor, baterai, dan drive belt, top speed 20 km/jam. Hanya tidak mempunyai pilihan gear, yang membuat sepeda ini mungkin lebih berat dikayuh, akselerasi dan fluktuasi kecepatan yang tidak semulus model lainnya.

Tetapi selama dibantu pedal assist dari motor listrik, berat kayuhan tidak terlalu terasa, mungkin baterai yang lebih cepat habis kalau banyak mangandalkan motor untuk membantu kecepatan sepeda.

Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 MOSH Biru
Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 MOSH Biru

Mosh juga tidak memiliki digital display di stang, tetapi bisa dihubungkan dengan smartphone dengan aplikasi khusus Serial 1, dan memakai smartphone itu sebagai controller. Menurut Serial 1, ebike Mosh akan memakai ban 27.5 x 2.8, ban yang sangat lebar untuk sepeda kota, mirip ban sepeda DownHill (DH) atau fat bike.

Sepeda Mosh tidak memakai fender, mud guard dan bagasi, membuat tampilan lebih sporty, dan memangkas berat sepeda ini hanya 21.9kg untuk ukuran L. Sepeda ini lebih cocok bagi pemakai yang lebih simpel, tidak membawa banyak barang, lebih banyak memakai otot kaki dan olahraga, atau yang menginginkan sepeda listrik HD dengan harga yang lebih murah.


Model ebike Rush dan Rush Step-Thru dan Mosh akan tersedia sekitar September 2021, sedangkan Rush Speed akan tersedia sekitar Desember 2021, sementara hanya dikirim ke Amerika Serikat dan Jerman.

Model Rush, Step-Thru, dan Mosh termasuk dalam kelas Class 1 e-bikes berdasarkan top speed 20kmh. Sedangkan Rush Spees termasuk kelas S-Pedelec (speed Pedelec) karena bisa mencapai 45kmh, yang memerlukan regulasi dan peraturan berbeda, mirip seperti regulasi untuk moped.

Sebagai perbandingan harga sepeda listrik: Polygon Path E5 harganya sekitar 22.5 juta, e-folding bike Brompton sekitar $3600, dan e-MTB Patrol E-Six S buatan Indonesia sekitar 80 juta. Harga sepeda listrik Harley Davidson Serial 1 ini bisa jadi menjadi 2x lipat dari harga jual disana, karena biaya ongkir dan pajak import. Harga sepeda listrik HD ini termasuk mahal, karena ada kualitas, sejarah, kelas, faktor merk/brand, dan gengsi yang berbeda.

Menarik untuk menunggu performa sepeda listrik harley Davidson ini, dan bagaimana sepeda ini akan mempengaruhi perkembangan e-bike dari merk lain.

Artikel Preview Harley Davidson Serial 1 E-Bike: Rush & Mosh pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/review-dan-harga/preview-harley-davidson-serial-1-e-bike-rush-mosh.html/feed 0
Shimano I-spec : Jenis dan kompatibilitinya https://www.sepeda.me/parts/shimano-i-spec-jenis-dan-kompatibilitinya.html https://www.sepeda.me/parts/shimano-i-spec-jenis-dan-kompatibilitinya.html#respond Sat, 21 Nov 2020 06:17:40 +0000 https://www.sepeda.me/?p=10044 Sepeda.Me
Shimano I-spec : Jenis dan kompatibilitinya

Shimano I-spec adalah fitur dari Shimano untuk membuat shifter dan rem yang dipasang pada satu clamp (klem). Fitur I-spec hanya bisa didapat pada groupset sepeda gunung level menengah ke atas. Ada beberapa generasi untuk I-spec Shimano, perlu untuk diketahui jenisnya, karena tidak semua shifter dan rem bisa dikawinkan pada satu klem. Jenis Shimano I-spec Handlebars […]

Artikel Shimano I-spec : Jenis dan kompatibilitinya pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Shimano I-spec : Jenis dan kompatibilitinya

Shimano I-spec adalah fitur dari Shimano untuk membuat shifter dan rem yang dipasang pada satu clamp (klem). Fitur I-spec hanya bisa didapat pada groupset sepeda gunung level menengah ke atas. Ada beberapa generasi untuk I-spec Shimano, perlu untuk diketahui jenisnya, karena tidak semua shifter dan rem bisa dikawinkan pada satu klem.

Jenis Shimano I-spec

Handlebars (stang) adalah kokpit sepeda, bisa dipasangkan banyak tuas, kontrol, dan gadget. Tuas rem, shifter, kabel, remote/tuas suspensi, dropper seat post, bel, lampu sepeda, bike computer, smartphone, action cam (GoPro) dan sebagainya. Beberapa menyukai kokpit yang ramai, tetapi beberapa memilih kokpit yang bersih/simpel. Sebelum ada atau tanpa adanya i-spec, tuas shifter dan tuas rem memiliki clamp atau jepitan masing-masing pada stang (handlebars) sepeda.

I-spec mengintegrasikan clamp brake and shifter. Keuntungan memakai I-spec adalah posisi shifter dan rem yang lebih ergonomis, memudahkan jari tangan untuk shifting dan pengereman, tanpa harus memindah-mindahkan posisi tangan. Kelebihan lain I-spec adalah ruang kokpit stang terlihat lebih rapi, dan simple. Serta mengurangi sedikit bobot sepeda, karena memakai lebih sedikit komponen.

Tuas-tuas pada stang sepeda
Tuas-tuas pada stang sepeda

Sepeda balap modern memiliki tuas shifter dan rem yang menyatu, atau yang sering disebut brifter (brake + shifter) atau Shimano Total Integration (STI). Pada sepeda gunung, i spec memiliki fungsi yang mirip, untuk memudahkan kontrol rem dan shifter. Pada sistem I-spec, klem (clamp) hanya ada pada rem. Shifter akan dipasangkan pada bodi rem, sehingga tidak memerlukan clamp sendiri.

Avid (SRAM) sudah lebih dulu mempunyai fitur seperti ini, yang disebut Matchmaker sejak 2006. I-Spec dan matchmaker tidak saling kompatibel, yang artinya shifter Shimano tidak bisa dipasang langsung pada bodi rem Avid atau SRAM, karena memiliki sistem mount (dudukan) yang berbeda. Shimano mengeluarkan beberapa jenis I-spec, dimana kompatibiliti diantara jenis-jenis yang ada, termasuk yang paling buruk jika dibandingkan kompatibiliti antar komponen Shimano lainnya.

Shimano I-Spec vs SRAM Matchmaker X
Shimano I-Spec vs SRAM Matchmaker X

I-Spec A

Jenis i-spec A adalah generasi pertama yang dibuat oleh Shimano, untuk menandingi Matchmaker. Dibuat pada 2010/2011 hanya untuk groupset MTB tertinggi, Shimano XTR. Shifter I-spec A memiliki semacam kaitan (hook) pada bodinya.

I-Spec B

Hanya berselang satu tahun, Shimano mengeluarkan jenis I-Spec B, memiliki mekanisme pemasangan dan bentuk yang berbeda dengan i-Spec A. Shimano juga membuat dan memberi komponen tambahan pada shifer I-Spec B agar masih bisa dipasang pada rem I-spec A atau I-spec B. Tetapi shifter I-Spec A hanya bisa dipasang pada rem I-Spec A.

Shifter I –spec B tidak lagi memiki kait (hook) seperti pada I-spec A.

Shimano I-spec A vs B vs II vs EV
Shimano I-spec A vs B vs II vs EV

I-Spec II

Bersamaan dengan kelarnya gropset XTR M9000 dan XT M8000, Shimano kembali memperkenalkan I-Spec II. Ispec II lebih mudah untuk dipasang (tidak memakai baut) dan lebih kuat, termasuk penyesuaian sudut yang lebih besar, pengaturan jarak tuas yang lebih jauh/dekat,  untuk menyesuaikan dengan posisi tangan/jari yang lebih fleksibel.

I-spec II memiki bentuk yang berbeda dari generasi sebelumnya, shifter I-Spec II memiki cantolan setengah lingkaran, yang akan dipasang pada clamp rem. Shifter I-spec II hanya kompatibel dengan rem I-Spec II saja.

I-Spec EV

Lalu, muncul lagi generasi ke empat, yaitu I-Spec EV (Evolution). I-spec EV menawarkan penyesuaian posisi shifter yang lebih banyak lagi. Kemudahan untuk mengatur posisi shifter ke kiri-kanan sejauh 14 mm dan sudut sampai 60 derajat. Shifter I-Spec EV dipasang dengan sebuah plat pada clamp rem. Clamp rem I-spec EV mempunyai semacam rel, yang bisa kita pakai untuk menggeser posisi plat cantolan shifter.

Tidak hanya untuk shifter, dropper seat post Shimano juga ada yang kompatibel dengan I-spec EV.

Kompatibiliti dan Adaptor/Konverter I-Spec

Secara desain, hanya shifter I-Spec B yang bisa dipasang pada rem I-Spec A dan B, selain itu I-spec hanya hanya bisa dipasang (kompatibel) dengan yang sejenis.

Tetapi adaptor atau konverter I-spec tersedia dari merk lain. Adaptor dan konverter tidak hanya untuk antar jenis I-spec, tetapi juga untuk matchmaker. Sehingga kita bisa memasang rem SRAM pada shifter Shimano atau juga sebaliknya. Karena terlalu banyak jenis, dan sistem baru yang terus bermunculan, produk adaptor dan konverter I-spec tidak terlalu banyak diproduksi, dan mungkin susah dicari. Dan kadang ada yang harga konverternya hampir sama dengan harga shifter/rem nya.

Terutama untuk I-Spec EV, karena masih baru, belum banyak konverter/adaptor untuk jenis shifter ini. Beberapa merk terkemuka yang membuat adaptor/konverter I-spec yang presisi seperti: Mismatch dan ReMatch Problemsolver, Shiftmount Wolftooth, Hope. Shimano juga mempunyai produk spare part sendiri untuk support i-spec, tetapi susah didapatkan.

Konverter - Adaptor Shimano I-Spec
Konverter – Adaptor Shimano I-Spec

Untuk shifter shimano i-spec, tidak selalu harus dipasang pada tuas rem  i-spec yang kompatibel. Pilihan lainnya adalah mencari adaptor/clamp khusus sehingga shifter bisa dipasang langsung pada handlebars. Memang fitur i-specnya jadi tidak berguna, karena jadinya harus memasang dua klem, tetapi lebih baik daripada shiter tidak terpakai.

Merk-merk rem sepeda seperti Tektro atau Magura juga mengeluarkan produk-produk yang kompatibel dengan jenis I-spec tertentu. Jadi ketika ingin memilih atau membeli shifter atau rem, perhatikan juga jenis I-spec nya, jika i-specnya berbeda, kemungkinan besar kita harus mencari dan memasang adaptor tambahan untuk memasang shifter atau tuas lainnya.

Pada sepeda single chainring, yang tidak memiliki shifter FD (kiri), posisi shiter kiri yang kosong, bisa dipasangkan dropper seat post atau remote suspensi yang kompatibel pada tuas rem I-spec.

Groupset Shimano dengan I-Spec

Jika dulu shifter yang kompatibel dengan I-spec hanya 11 dan 12 speed, sekarang mulai dari shiter 10 speed (Deore M4100) juga sudah memiliki fitur i-spec. Groupset Shimano yang mempunyai fitur i-spec mulai dari Shimano Deore, SLX, Deoere XT, XTR, dan Saint. Tetapi groupset-groupset ini tetap menyediakan shifter dengan clamp (tanpa  i-spec), sedangkan untuk remnya semuanya sudah kompatibel dengan i-spec. I-spec pada sepeda lipat jarang ditemui, karena tidak banyak yang memakai groupset 10 speed.

Shimano Deore 4100 10 speed dengan I-Spec
Shimano Deore 4100 10 speed dengan I-Spec

Kebanyakan shiter high-end tidak mempunyai gear indicator (optical gear display), atau jarum yang menunjukkan posisi gigi. Shifter dengan clamp biasanya masih memiliki gear indicator, sedangkan shifter i-spec kebanyakan tidak memiliki gear indicator. Untuk model terbaru ispec-EV, ada pilihan untuk shifter dengan atau tanpa gear indicator.

Berikut ini jenis I-spec berdasarkan tahun dan seri groupset Shimano MTB:

Groupset XTR Deore XT SLX Deore Saint
2010 M980 : 10 speed (i-spec A/B) M773 : 10 speed M663 : 10 speed
2011 M985 : 10 speed (i-spec A/B) M780/T780 : 10 speed (i-spec B) M593 : 10 speed
2012 M986 : 10 speed (i-spec A/B) M781/786 : 10 speed (i-spec B) M670/T670 : 10 speed (i-spec B) M820 : 10 speed (i-spec B)
2013 M610/T610 : 10 speed (i-spec B)
2014 M9000 : 11 speed (i-spec II)
M9050 : 11 speed Di2 (i-spec II)
2015 M8000 : 11 speed (i-spec B / II)
2016 T8000 : 10 speed (i-spec B / II) M7000 : 11 speed (i-spec B / II)
M8050 : 11 speed Di2 (i-spec B / II)
2017 M6000/T6000 : 10 speed(i-spec II)
2018 M9100 : 12 speed (i-spec EV)
2019 M8100 : 12 speed (i-spec EV) M7100 : 12 speed (i-spec EV)
2020 M6100 : 12 speed (i-spec EV)
M5100 : 11 speed (i-spec EV)
M4100 : 10 speed (i-spec EV)

Komponen dari groupset Altus, Acera, Alivio, dan Zee belum ada yang memiliki fitur i-spec, tetapi bisa saja nanti fitur ini juga akan diturunkan ke groupset ini. Untuk yang mau mengupgrade, perlu memperhatikan jenis i-specnya, jangan sampai membeli shifter yang tidak bisa dipasang langsung.

Artikel Shimano I-spec : Jenis dan kompatibilitinya pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/parts/shimano-i-spec-jenis-dan-kompatibilitinya.html/feed 0
Hydroplaning / aquaplaning pada sepeda https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/hydroplaning-aquaplaning-pada-sepeda.html https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/hydroplaning-aquaplaning-pada-sepeda.html#comments Wed, 18 Nov 2020 03:37:08 +0000 https://www.sepeda.me/?p=10030 Sepeda.Me
Hydroplaning / aquaplaning pada sepeda

Hydroplaning atau aquaplaning adalah kondisi dimana sebuah benda naik dan melayang di permukaan air akibat bergerak dalam kecepatan tinggi. Dalam hal kendaraan, hydroplane adalah fenomena dimana ban naik ke permukaan air, sehingga ban kehilangan traksi terhadap permukaan jalan, dan tidak terkontrol arahnya. Masih terkait dengan tips bersepeda di musim hujan, bagaimana pengaruh hydroplane pada sepeda? […]

Artikel Hydroplaning / aquaplaning pada sepeda pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Hydroplaning / aquaplaning pada sepeda

Hydroplaning atau aquaplaning adalah kondisi dimana sebuah benda naik dan melayang di permukaan air akibat bergerak dalam kecepatan tinggi. Dalam hal kendaraan, hydroplane adalah fenomena dimana ban naik ke permukaan air, sehingga ban kehilangan traksi terhadap permukaan jalan, dan tidak terkontrol arahnya.

Masih terkait dengan tips bersepeda di musim hujan, bagaimana pengaruh hydroplane pada sepeda? Apakah sama seperti pada mobil atau motor yang slip ketika melewati genangan air?

Ban slip pada permukaan air
Ban slip pada permukaan air

Ketika hydroplaning terjadi, stir dan arah stang tidak banyak membantu, arah kendaraan lebih dipengaruhi oleh gaya dorongnya. Selama ban belum menyentuh permukaan jalan, kendaraan itu hanya akan bergerak ke satu arah, tidak lagi mengikuti arah roda, karena roda sudah kehilangan cengkaramannya terhadap jalan. Kecelakaan seperti ini sering kali terjadi, kita sering berasumsi kalau bobot kendaraan masih cukup berat untuk menekan air. Aquaplaning/hydroplaning juga termasuk masalah serius untuk pesawat yang mendarat di runaway yang basah/hujan. Kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi, mengurangi gaya berat dan gravitasi dari kendaraan itu.

Pada kecepatan tinggi, ketika roda bergerak lebih cepat dari pada kecepatan air yang terdorong ke kiri atau ke kanan roda, atau lewat di celah-celah tread (alur) tapak ban, yang membuat roda naik ke atas permukaan air. Tekanan roda ke bawah berkurang, karena gaya maju (dorong) yang begitu cepat, dan tekanan permukaan air mendorong roda untuk naik ke atasnya.

Proses terjadinya aquaplaning
Proses terjadinya aquaplaning

Fenomena aquaplaning (dynamic) berbeda dengan ban yang terpeleset karena permukaan jalan yang licin (viscous). Aquaplanning terjadi karena kecepatan.  Sedangkan pada permukaan jalan yang licin, karet ban kehilangan traksi karena air seperti lubrikan di antara ban dan jalan, pada kecepatan yang pelan pun kita bisa tergelincir.

Mirip seperti ski air (disebut juga aquaplaning sport), dimana pemain ski bisa berdiri di atas permukaan air ketika ditarik pada kecepatan tinggi, tetapi akan tenggelam jika ditarik pada kecepatan rendah.

Aquaplaning dipengaruhi oleh kecepatan, permukaan ban, dan ketebalan air. Alur/kembang pada tapak ban dibuat agar air bisa lolos dan mengalir di tengah ban, menjaga gigitan ban ke jalan, dan mengurangi peluang ban naik ke permukaan air. Ban mobil yang botak/kembang habis pasti akan lebih mudah mengalami aquaplanning. Tetapi pada kecepatan yang tinggi sekali, tapak ban beralur pun akan mengalami aquaplanning.

Ban sepeda, terutama sepeda balap, sering kali mempunyai tapak sempit dengan permukaan yang relatif mulus untuk sepeda balap.  Sepeda lebih susah untuk mengalami aqua planning karena kecepatan yang rendah, untuk sepeda yang cepat di jalan raya rata-rata kecepatan 25-35 km /jam. Bentuk tapak ban sepeda yang kecil, untuk sepeda balap hanya sekitar 2-3cm, ditambah kecepatan yang relatif pelan, tidak cukup kencang untuk mengangkat sepeda ke atas permukaan air.

Seperti batu yang dilemparkan secara mendatar pada permukaan air, harus cukup pipih (lebar) dan cepat agar batu terlontar beberapa kali pada permukaan.

Grip tapak ban pada berbagai kecepatan
Grip tapak ban pada berbagai kecepatan pada ban baru (atas) dan ban bekas (bawah). (Gambar: Goodyear & Dunlop Tyre NZ)

Seperti contoh gambar di atas, semakin sedikit tapak ban yang menyentuh aspal. Bentuk tapak, lebar ban, keausan ban, dan berat kendaraaan, akan membuat nilai kecepatan ketika mulai terangkat yang bebeda-beda.

Ban sepeda motor dan mobil jauh lebih lebar, ditambah kecepatan yang lebih cepat dibandingkan sepeda. Pada permainan ski air, jika kita memakai papan yang lebih sempit atau hanya menggunakan tapak kaki, perlu ditarik lebih cepat dibandingkan dengan yang memakai papan lebar agar bisa melayang di atas air. Ban sepeda yang sempit/tipis, memerlukan kecepatan yang jauh di atas rata-rata sebelum mengalami hydroplaning.

Beberapa pesepeda yang memakai ban slick tipis, malah merasa lebih nyaman bersepeda di hujan atau aspal basah, karena lebih banyak permukaan karet ban yang menyentuh jalan dan membelah air. Pada permukaan jalan yang kasar, seperti jalan aspal, semen kasar, ban yang slick menjadi lebih menggigit. Permukaan yang kasar dan keras akan memberikan nilai rolling resistance yang sangat rendah.  Compound, atau bahan karet yang dipakai ban memberikan pengaruh yang lebih besar pada kondisi ini.

Permukaan aspal yang kasar cocok dengan tapak ban slick
Permukaan aspal yang kasar cocok dengan tapak ban slick

Kembang pada ban sepeda akan banyak membantu pada permukaan jalan yang licin, seperti pada jalan becek, lumpur, semen, pasir, dsb. Tapak ban sepeda gunung yang sangat agresif dengan stud yang besar dan panjang, perlu untuk menggali dan menggigit permukaan jalan yang lembek dan berubah bentuk.

Pada permukaan yang benar-benar rata dan licin, seperti cat garis jalan, semen, logam, tambahan genangan lapisan air akan membuat jalan sangat berbahaya. Tapak ban dengan ulir pun bisa terpeleset, jenis karet ban yang lebih mempengaruhi cengkraman ban pada permukaan licin ini, tetapi sebaiknya kita hindari.

Artikel Hydroplaning / aquaplaning pada sepeda pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/hydroplaning-aquaplaning-pada-sepeda.html/feed 2
10 Tips bersepeda di musim hujan https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/10-tips-bersepeda-di-musim-hujan.html https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/10-tips-bersepeda-di-musim-hujan.html#respond Sun, 15 Nov 2020 05:55:05 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9995 Sepeda.Me
10 Tips bersepeda di musim hujan

Bersepeda di musim hujan dan kondisi jalan yang basah mempunyai tantangan tersendiri. Faktor keamanan menjadi lebih penting, karena air membuat jalan lebih licin, dan pandangan yang lebih terbatas. Air juga bisa merusak komponen sepeda jika tidak ditangani dengan baik, termasuk kita pesepeda juga harus melindungi diri dari air hujan. Jangan sampai semangat bersepeda kendor di […]

Artikel 10 Tips bersepeda di musim hujan pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
10 Tips bersepeda di musim hujan

Bersepeda di musim hujan dan kondisi jalan yang basah mempunyai tantangan tersendiri. Faktor keamanan menjadi lebih penting, karena air membuat jalan lebih licin, dan pandangan yang lebih terbatas. Air juga bisa merusak komponen sepeda jika tidak ditangani dengan baik, termasuk kita pesepeda juga harus melindungi diri dari air hujan. Jangan sampai semangat bersepeda kendor di musim hujan ini.

Air membuat kondisi yang berbeda, tidak hanya bagi sepeda, tetapi juga bagi kita pesepeda dan gaya bersepeda. Berikut 10 cara yang bisa membuat bersepeda di musim hujan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan:

1. Kurangi kecepatan

Kecepatan dan peluang kecelakaan tidak berbanding lurus, tetapi berlipat-lipat. Mengurangi kecepatan bisa mengurangi lebih banyak peluang kecelakaan. Bukan hanya karena kegagalan atau kelalaian kita, kebanyakan kecelakaan terjadi karena kegagalan orang lain. Jaga jarak yang lebih dari biasanya, kemapuan merespon dan kekuatan rem cenderung lebih pelan pada kondisi hujan atau basah.

Untuk yang memakai rem cakram, mungkin performa rem tidak terlalu berkurang pada kondisi ini. Tetapi yang memakai rim brake, performa kebanyakan karet brake pad akan berkurang, bersihkan atau ganti jika memang sudah tidak bisa mengurangi kecepatan secara signifikan lagi.

Kurangi kecepatan sepeda ketika jalan basah
Kurangi kecepatan sepeda ketika jalan basah (foto: humancyclist.wordpress.com)

Ban sepeda tidak seperti ban mobil/motor yang rentan untuk mengalamai aquaplanning/hydroplaning alias slip di atas permukaan air. Jadi untuk pemakaian di jalan aspal, tidak harus mengganti ke ban yang bergerigi atau tapak dengan ulir pada musim hujan. Compund atau bahan karet ban lebih banyak berpengaruh terhadap cengkraman ban terhadap jalan.

2. Gunakan Spakbor/Fender

Di saat musim hujan, fender, spakbor sepeda atau mudguard menjadi lebih penting. Ban sepeda akan membawa air dan lumpur ketika berputar, dan menyiramkannya ke atas. Kita pasti pernah melihat pesepeda dengan jersey yang basah kuyup walaupun tidak sedang hujan, atau baju yang penuh lumpur terutama bagian belakang. Untuk cipratan dari bagian depan biasanya masih terlindungi oleh down tube dan top tube, tetapi tidak untuk cipratan dari ban belakang.

Jika kamu tidak perduli dengan pakaian kotor, setidaknya lihat faktor keamanannya. Lampu sepeda, reflektor, mata bisa terkena cipratan, menutupi pencahayaan atau menghalangi pandangan kita, yang bisa berakibat buruk.

Spakbor juga sudah diwajibkan untuk dipasang di sepeda menurut Permenhub 59 tahun 2020 (keselamatan peseda), dengan lebar minimal sama dengan lebar ban. Harga fender cukup murah, mulai dari 40 ribuan, tetapi bisa melindungi banyak hal yang lebih berharga dari itu.

Spakbor-Fender-Muguard untuk sepeda
Spakbor-Fender-Muguard untuk sepeda

3. Pakai Lampu

Jarak pandang (visibility) ketika hujan bisa berkurang sampai 20%, tergantung derasnya hujan. Tanpa lampu sepeda dan reflektor, pada hujan deras, kita bisa hanya terlihat seperti bayangan atau silhouet, yang sangat berbahaya terutama bagi yang berkecepatan tinggi. Memakai lampu depan belakang dengan tambahan reflektor di jari-jari, seat pot, akan membuat kita lebih terlihat dan orang akan lebih waspada terhadap keberadaan kita.

Pentingnya lampu ketika musim hujan
Pentingnya lampu ketika musim hujan

4. Atur Tekanan ban

Pada jalan yang basah, becek atau tergenang air, kemampuan ban untuk menggigit permukaan jalan akan berkurang. Jenis karet ban mempunyai pengaruh besar untuk traksi terhadap permukaan jalan. Hindari permukaan-permukaan licin seperti cat marka jalan, permukaan besi, lantai semen yang mulus, kebanyakan ban sepeda akan kehilangan cengkramannya pada permukaan seperti ini.

Mengurangi tekanan udara ban sepeda juga adalah ide yang bagus. Dengan ban yang lebih lembek, lebih banyak permukaan tapak ban yang bersinggungan dengan jalan, untuk kontrol dan kestabilan yang lebih bagus.

Dan pada musim hujan, ban sepeda juga lebih mudah bocor. Air dan becek bisa menjadi semacam pelumas untuk batu dan kotoran lainnya menusuk ke karet ban. Hal yang tidak kita alami ketika bersepeda di area yang kering. Sebaiknya siapkan dan bawa ban dalam/ban cadangan, atau pompa supaya kita tidak perlu mendorong sepeda pulang.

5. Pelumas

Air adalah salah satu faktor yang membuat sepeda berkarat, terutama di bagian drivetrain atau sambungan-sambungan sepeda, karena tidak terlapisi cat atau anti karat lainnya. Air juga akan meluruhkan gemuk atau pelumas di rantai dan gearing lainnya lebih cepat dari kondisi kering. Pada kondisi tidak terlindungi, komponen sepeda akan rawan untuk karatan. Sehingga kita perlu lebih rutin untuk menambahkan pelumas, terutama pada bagian-bagian yang terbuka (rantai sepeda, cassette, chainring) untuk tetap melindungi dari karat dan menjaga kelonceran sepeda.

Pelumas rantai sepeda
Pelumas rantai sepeda

6. Jaket/jersey waterproof

Untuk melindungi tubuh dari air hujan, atau cipratan air, kita bisa memakai pakaian dan aksesoris sepeda yang waterproof atau tahan air. Hampir di kebanyakan area, terutama di kota besar yang udaranya kotor, air hujan akan membawa partikel-partikel dan polusi di udara itu ke pakaian dan badan kita. Ada banyak partikel polusi yang jika menempel dan masuk ke sitem tubuh kita akan membuat kita mudah sakit dan pusing. Belum lagi bagi yang kondisi tubuh tidak kuat, tidak terbiasa dingin, batuk dan flu mudah terjadi.

Pakaian waterproof, jaket, ponco, sarung tangan, sarung sepatu, bisa kita pakai dan siapkan untuk melindungi tubuh ini. Termasuk kacamata sepeda bagus juga untuk melindungi mata dari cipratan air.

Dan jangan bersepeda sambil memakai payung, tidak aman, dan juga tidak diperbolehkan peraturan keselamantan bersepeda.

7. Kantong Plastik

Gadget khusus sepeda (bike computer) seperti GPS, speedometer, dll biasanya sudah tahan air. Tetapi tidak semua smartphone baik yang kita pasang di handlebars atau hanya kita bawa. Membawa kantong plastik atau ziplock yang kedap air bisa melindungi peralatan-peratalan elektronik kita ini. Pada keadaan tidak siap, kantong plastik juga bisa kita pakai untuk menutup kepala, pelapis helm sepeda, atau untuk menutup sadel terutama yang sadel dari busa atau kain yang menyerap air.

Zip lock atau kantong plastik untuk smartphone
Zip lock atau kantong plastik untuk smartphone

8. Cuci sepeda

Setelah bersepeda di hujan atau area yang basah, pasir, lumpur, dan kotoran akan menempel di sepeda, termasuk di sela-sela drivetrain. Apalagi yang bersepeda di area pantai, laut, air garam akan mengakselerasi karat pada sepeda. Jika sudah kering biasanya kotoran ini akan lebih menempel, dan lebih sulit untuk dibersihkan, dan jika menumpuk sepeda akan terasa lebih seret.

Jadwalkan menyuci sepeda yang lebih rutin di musim hujan, untuk menjaga performa sepeda, sekaligus agar komponen sepeda kita bisa lebih tahan lama.

9. Bike Roller/Turbo trainer

Tidak semua nyaman untuk basah-basahan, ada yang mudah masuk angin, bisa juga karena udara yang kotor yang gampang membuat kita sakit. Pilihan lainnya untuk tetap bersepeda adalah dengan bersepeda indoor, dengan bike roller, turbo trainer atau sejenisnya.

Untuk bersepeda indoor yang lebih interaktif dan bergabung dengan komunitas atau kompoetisi, bisa memakai aplikasi sepeda seperti Zwift.

Turbo trainer Sepeda yang tidak perlu melepas roda
Turbo trainer Sepeda yang tidak perlu melepas roda

10. Jaga stamina

Bersepeda di cuaca yang lebih dingin, banyak angin, hujan menghabiskan lebih banyak energi. Termasuk penyakit yang lebih mudah untuk menyebar lewat air. Kondisi tubuh perlu lebih prima, tenaga lebih banyak terkuras karena hambatan air, melawan dingin, sehingga tubuh lebih cepat lelah.


Perhatikan kondisi dan ramalan cuaca, angin yang telalu kencang, petir dan guntur,tidak bisa dilawan.  Tetapi jangan biarkan hujan menghalangi kegiatan bersepeda kita. Dengan persiapan yang bagus, kegiatan bersepeda di musim hujan mempunyai sensasi yang berbeda.

Artikel 10 Tips bersepeda di musim hujan pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/others/tips-dan-trik/10-tips-bersepeda-di-musim-hujan.html/feed 0
Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike https://www.sepeda.me/sepeda/sepeda-listrik-harley-davidson-serial-1-e-bike.html https://www.sepeda.me/sepeda/sepeda-listrik-harley-davidson-serial-1-e-bike.html#respond Wed, 11 Nov 2020 02:25:05 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9971 Sepeda.Me
Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike

Sepeda listrik Harley Davidson Serial 1 adalah produk terbaru dari Harley Davidson yang berkolaborasi dengan Serial 1. Membuat ebike dengan bentuk klasik dan tangguh, yang diperlengkapi dengan teknologi dan komponen modern. Harley-Davidson adalah sebuah merk yang tersohor, dan sangat identik dengan moge (motor gede). Pada akhir tahun 2020 ini, Harley-Davidson memperkenalkan prototype untuk sepeda listrik […]

Artikel Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike

Sepeda listrik Harley Davidson Serial 1 adalah produk terbaru dari Harley Davidson yang berkolaborasi dengan Serial 1. Membuat ebike dengan bentuk klasik dan tangguh, yang diperlengkapi dengan teknologi dan komponen modern.

Harley-Davidson adalah sebuah merk yang tersohor, dan sangat identik dengan moge (motor gede). Pada akhir tahun 2020 ini, Harley-Davidson memperkenalkan prototype untuk sepeda listrik buatan mereka. Ekpansi bisnis ini membuka Harley-Davidson untuk masuk ke konsumen generasi lebih muda dan modern.

Harley-Davidson memang mengalami penurunan penjualan dalam beberapa tahun belakangan ini. Zaman sudah berubah, pabrikan mobil mulai beralih ke mobil listrik, ban 26” tergantikan ban 27.5”, motor chopper tersaingi motor scrambler. Gen Z, generasi millenial semakin sulit ditembus oleh merk-merk klasik. Beradaptasi dengan teknologi modern akan membuka peluang untuk pasar baru. Membuat produk-produk baru dan inovatif diharapkan bisa meningkatkan penjualan Harley-Davidson.

Sebelum pandemik, pasar sepeda listrik terus berkembang. Sekarang ini, secara global, penggunaan sepeda juga terus meningkat. Jadi tidak salah bagi Harley untuk masuk ke pasar dengan masa depan yang lebih diminati.

Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike
Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike

Harley-Davidson Serial 1 E-Bike

Konsep sepeda listrik Harley-Davidson sudah diperlihatkan sejak awal 2019. Sepeda listrik Harley-Davidson Serial 1 adalah kolaborasi Harley-Davidson dengan brand start up Serial 1. Serial 1 (www.serial1.com) sendiri adalah perusahaan start up yang fokus untuk pengembangan sepeda listrik, yang dipimpin oleh mantan karyawan Harley-Davidson.

Nama Serial 1 diambil dari “Serial Number One”, nostalgia untuk bentuk dan nama motor pertama/tertua Harley-Davidson, yang dibuat pada tahun 1903.

Motor tertua Harley Davidson Model 1
Motor tertua Harley Davidson Model 1

Sekilas Info
Motor Harley-Davidson Model 1 hanya dibuat 38 unit, dengan harga jual $200 pada saat itu.
Spesifikasi Mesin: Inlet-over-exhaust single. Kapasitas: 24.74cu. in. (405.41cc). Transmisi: Single-speed, belt drive. Rangka: Tubular loop. Berat: 1851b (84kg). Kecepatan maksimum (est.): 40mph (64km/h).

Belum banyak spesifikasi yang diketahui dari sepeda listrik Harley Davidon Serial 1 ini. Tetapi sepeda ini memakai sistem penggerak mid hub motor (posisi motor di tengah/chainring), tidak memakai sistem rantai, tetapi mekai sistem drive belt (Gates carbon belt). Seperti yang kita tahu, dengan mid hub motor, sepeda listrik akan terasa lebih natural, berbeda dengan motor penggerak di roda depan atau belakang yang sensasi tarikannya berbeda dengan sepeda biasa. Ditambah single chainring drive belt, untuk efisiensi tenaga yang lebih tinggi, suara yang senyap, sert perawatan yang lebih mudah.

Mid Hub Motor dan drivebelt carbon
Mid Hub Motor dan drivebelt carbon

Sepeda listrik Harley-Davidson Serial 1 menggunakan pedal-assist, dimana motor listrik akan aktif ketika pedal kita kayuh, membantu mendorong sepeda, membuat kayuhan yang ringan. Tidak ada tuas gas/throttle, dan kecepatan dibatasi pada sekitar 20 atau 28 mph (sekitar 45 km/jam), mengikuti peraturan batasan kecepatan sepeda listrik e-pedelec pada umumnya.

Yang membedakan sepeda listrik HD dengan sepeda listrik lainnya adalah tampilannya. Tampilan sepeda listrik ini sangat menarik. Geometri frame mungkin terlihat simpel, nuansanya sangat klasik dan retro, dengan tidak menghilangkan aura Harley Davidson yang bertenaga.

Sadel memakai sadel kulit Brooks dengan suspensi, handgrips juga terbuat dari kulit. Yang menarik lagi adalah penggunaan ban berwarna putih (bukan tanwall), sama seperti ban sepeda motor Serial Number One yang asli dan sepeda-sepeda zaman dahulu. Bentuk bannya mirip seperti ban Schwalbe Big Bens atau Super Moto-X.

Komponen kulit pada sadel dan handgrip
Komponen kulit pada sadel dan handgrip

Sistem rem menggunakan dual-piston disc brake dengan rotor berukuran 203mm. Sepeda listrik ini juga mempunyai lampu yang terintegrasi dengan frame, baik untuk lampu depan (sekaligus emblem logo) dan belakang.

Roda menggunakan as Thru Axle (TA) untuk sepeda yang lebih kokoh dan tangguh, untuk ban Harley Davidson sepertinya memakai ukuran 27.5” (650B), dengan tapak ban yang lebar. Frame ebike ini secara geometri lebih rileks, lebih mirip sepeda listrik urban, baterai yang sudah terintegrasi dengan frame, mid hub motor menyatu dengan bottom bracket dan crank, internal cable routing, pemakaian down tube besar untuk tampilan yang gahar.

Lampu belakang sepeda listrik HD
Lampu belakang sepeda listrik HD

Belum ada informasi untuk merk motor yang dipakai, kapasitas dan ukuran baterainya, serta power dan range/jarak tempuh sepeda listrik ini.


Harley Davidson tidak hanya membuat motor gede, mereka juga sebenarnya sudah mempunyai produk sepeda motor listrik yaitu LiveWire, termasuk balance bike (sepeda anak) yang bertenaga listrik. Dengan pengalaman ini, sepeda listrik HD Serial 1 ini harusnya akan mempunyai performa yang lebih terjamin.

Jika kamu mau membeli sepeda listrik Harley Davidson ini, versi produksi diharapkan akan dijual ke pasar pada maret 2021. Harga sepeda listrik Harley Davidson belum diinformasikan secara resmi, tetapi pasar memperkirakan sekitar $2500 – $5000. Sebagai perbandingan, sepeda lipat listrik Brompton dijual dengan harga $3500.

Artikel Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 E-bike pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/sepeda/sepeda-listrik-harley-davidson-serial-1-e-bike.html/feed 0
Velodrome – Arena khusus balap sepeda https://www.sepeda.me/others/velodrome-arena-khusus-balap-sepeda.html https://www.sepeda.me/others/velodrome-arena-khusus-balap-sepeda.html#respond Tue, 10 Nov 2020 03:45:44 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9951 Sepeda.Me
Velodrome – Arena khusus balap sepeda

Apa itu Velodrome Velodrome adalah sebuah trek khusus sepeda dengan penampang yang miring, serta batas dan jalur khusus. Velodrome bisa berada di dalam ruangan (indoor) ataupun ruangan terbuka (outdoor). Bangunan velodrome biasanya seperti stadion, penonton di bagian terluar, dan jalur sepeda berada di tengah, mirip seperti stadion atletik atau stadion sepak bola. Panjang dan bentuk […]

Artikel Velodrome – Arena khusus balap sepeda pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Velodrome – Arena khusus balap sepeda

Apa itu Velodrome

Velodrome adalah sebuah trek khusus sepeda dengan penampang yang miring, serta batas dan jalur khusus. Velodrome bisa berada di dalam ruangan (indoor) ataupun ruangan terbuka (outdoor).

Bangunan velodrome biasanya seperti stadion, penonton di bagian terluar, dan jalur sepeda berada di tengah, mirip seperti stadion atletik atau stadion sepak bola. Panjang dan bentuk lintasan sepeda velodrome bisa berbeda-beda, tetapi bentuk yang paling umum adalah oval (lonjong). Sekarang ini, untuk kejuaraan tingkat dunia (World Championship) atau Olimpiade, panjang lintasan velodrome harus sepanjang 250 meter, kemiringan sekitar 45 derajat, dengan bentuk oval yang memiliki dua jalur lurus. Untuk velodrome lainnya, panjang lintasan bisa diantara 200-500 meter. Permukaan velodrome biasanya terbuat dari semen (concrete), kayu, atau aspal.

Balap sepeda olimpade velodrome
Balap sepeda olimpade velodrome

Pada awalnya, velodrome hanya lintasan sepeda, yang dibuat untuk area rekreasi dan olahraga, di sekitaran taman, atau tempat olahraga lainnya. Belum ada aturan baku, dan standard yang seragam, sebelum jalur sepeda ini dipakai untuk perlombaan balap sepeda, sehingga bentuknya dibuat dengan standard tertentu. Velodrome tertua di dunia adalah Preston Park Velodrome, di Brighton- Inggris yang dibangun pada atahun 1877, dengan panjang trek 579,03 meter.

Velodrome didesain agar sepeda bisa melesat secepat mungkin. Faktor ventilasi, suhu, tekanan dan kelembaban udara, bahan lantai, posisi penonton dipertimbangkan agar bisa membuat trek yang optimum untuk pembalap sepeda.

Untuk kelas Olimpiade, cabang balap sepeda yang diperlombakan di velodrome adalah:

  • The Keirin
  • The Omnium
  • The Team Pursuit
  • The Individual Sprint
  • The Team Sprint

Super elevesi (banking) jalan

Permukaan lintasan velodrome tidak rata, pada tikungan permukaan jalan dibuat sangat miring. Super elevasi adalah kemiringan penampang permukaan jalan pada tikungan. Mirip seperti jalan raya atau jalan umum, yang pada belokan biasanya permukaan jalan tidak rata.

Super elevasi dibuat untuk menahan dan melawan gaya dorong (gaya sentrifugal) agar kendaraan atau sepeda tetap kuat menjejak pada permukaan jalan. Pada jalan rata, ketika menikung kita harus mengurangi laju kendaraan agar kendaraan tidak terpental atau terdorong keluar dari jalurnya. Dengan adanya super elevasi (kemiringan jalan), kita masih bisa berbelok dengan kecepatan yang lebih tinggi. Semakin besar kemiringan jalan, semakin cepat kita harus menikung. Mirip seperti motor di tong setan, yang bisa berputar 180 derajat tetapi tidak jatuh.

Sepeda juga tidak bisa terlalu pelan pada tikungan dengan super elevesi dengan sudut yang besar, akan jatuh, karena gaya gravitasi lebih kuat menarik dari pada gaya dorongnya. Makanya di tikungan velodrome, kita tidak bisa bersepeda terlalu lambat, ada batasan kecepatan minimum agar bisa melintas, sesuai kemiringan jalannya.

kemiringan Super elevasi jalan
kemiringan Super elevasi jalan

Kemiringan super elevasi pada velodrome bisa berkisar antara 12 sampai 45 derajat. Tergantung radius lengkungan tikungan, dengan dengan tikungan yang miring ini, pembalap sepeda bisa berbelok pada kecepatan 80 km/jam tanpa harus mengurangi kecepatannya. Pada velodrome standard Olimpiade, radius tikungan sekitar 20meter.

Kemiringan jalan diukur dengan %, sedangkan super elevasi (banking/tipping) diukur dengan derajat. Kemiringan jalan raya/umum biasanya dibatasi 12-15%. Kemiringan 45 derajat setara dengan kemiringan jalan 100%.

Pada jalur lurusnya, permukaan jalan velodrome bisa memiliki kemiringan 12 derajat, yang nantinya akan semakin curam bergradasi ketika mendekati tikungan. Mengatur kecepatan, pilihan jalur menjadi bagian strategi penting ketika balap sepeda track, semakin tinggi atau jalur atas, maka jarak tempuh semakin jauh. Pada tikungan yang miring, dengan memotong jalur dan turun ke bawah, pesepeda bisa mendapatkan bantuan gravitasi untuk kecepatan yang lebih tinggi.

Sepeda Track

Jenis sepeda yang diperlombakan di velodrome adalah jenis sepeda track, sepeda single gear, alias sepeda fixie. Sepeda multi gear, sepeda dengan derailleur tidak dipakai di velodrome. Sepeda track adalah sepeda fixie yang dioptimumkan untuk kecepatan. Istilah sepeda fixie biasanya lebih dipakai untuk jenis sepeda fixed gear, tanpa freewheel, yang dipakai di perkotaan. Sepeda track dan sepeda fixie memakai sistem penggerak yang sama.

Track bike dengan frame pursuit
Track bike dengan frame pursuit

Sepeda trek mempunyai dimensi geometri rangka yang agresif, bahkan sangat agresif. Berbeda dengan bentuk frame sepeda balap biasa. Sepeda track hanya memakai satu gear di depan dan belakang, tidak bisa coasting, selama sepeda bergerak, pedal akan selalu bergerak, termasuk untuk mundur. Sepeda track juga tidak memiliki rem, untuk menghentikan sepeda hanya bisa dengan menahan laju pedal. Itulah kenapa sepeda fixie adalah sepeda yang spesial, tidak semua orang bisa memakainya, dan pesepeda fixie biasanya memiliki skill yang lebih tinggi dan kaki yang lebih kuat.

Sepeda track memakai gear ratio yang sangat besar. Ukuran cog (sprocket) berkisar 12 sampai 16, sedangkan chainring ukuran 44 sampai 60, menghasilkan gear ratio gear ratio diantara 3.6 sampai 5.

Jalur sepeda Velodrome

Ada beberap jalur dan garis pada lintasan velodrome, yang memiliki arti dan tujuan khusus:

Arti warna garis pada jalur velodrome
Arti warna garis pada jalur velodrome

1. “cote d’azur” atau the band of blue: secara teknis, bukan bagian dari trek. Area ini dipakai untuk pemanasan, sebelum masuk ke trek perlombaan. Selama perlombaan, masuk ke zona ini bisa didiskualifikasi karena bisa dianggap mengambil jalan potong.

2. Pole Line/measurement line: garis berwarna hitam, posisinya 20cm di atas area biru. Dinamakan measurement line, karena panajng garis inilah yang menyatakan panjang lintasan, misalnya 250m. Semakin jauh/tinggi dari garis hitam ini, maka keliling lintasan semakin panjang, karena radius yang berbeda.

3. Sprinter Line: Garis merah di atas garis hitam.

4. Sprinter Lane: Zona diantara garis hitam dan garis merah, lebarnya 90cm (35 in). Jalur ini adalah jalur optimum, jalur dengan jarak yang paling pendek untuk mengelilingi velodrome. Pesepeda yang memimpin di jalur sprinter ini tidak boleh keluar dari jalur, sementara untuk yang mau menyalip harus masuk dari sisi yang lebih jauh (kanan).

5. Strayer Line / Relief line: garis biru dengan jarak minimum 250cm dari sprinter line (merah), atau setengah lebar trek. Digunakan untuk perlombaan group atau team race. Area di atas garis biru ini untuk pesepeda yang lebih lambar atau pembalap relief yang menunggu giliran untuk masuk lomba.

Velodrome di Indonesia

Indonesia memiliki beberapa velodrome. Yang terbaru dan paling modern adalah Jakarta International Velodrome yang digunakan untuk Asian Games 2018, dan Asian Para Games 2018. adalah Jakarta International Velodrome dibangun pada kompleks sekitar 9.5 hektar, didesain oleh Schuermann Architects, memiliki panjang trek 250m, lantai kayu Siberia, dan dikategorikan velodrome Class 1 oleh UCI (Union Cycliste Internationale).

Jakarta International Velodrome - Rawamangun
Jakarta International Velodrome – Rawamangun

Beberapa velodrome yang ada di Indonesia:

  • Kutai Kartanegara Nat. Games Velodrome, Tenggarong Seberang
  • Manahan Stadium Complex Velodrome, Surakarta
  • Munaip Saleh (Cisangkan) Velodrome, Cimahi
  • Jakarta International Velodrome, Rawamangun – Jakarta
  • Sawojajar Velodrome, Malang
  • Sudiang Sports Complex Velodrome, Makassar

Artikel Velodrome – Arena khusus balap sepeda pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/others/velodrome-arena-khusus-balap-sepeda.html/feed 0
Chainring Narrow Wide – Kapan perlu dipakai https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/chainring-narrow-wide-kapan-perlu-dipakai.html https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/chainring-narrow-wide-kapan-perlu-dipakai.html#comments Sun, 08 Nov 2020 06:26:33 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9902 Sepeda.Me
Chainring Narrow Wide – Kapan perlu dipakai

Chainring narrow wide adalah chainring yang memiliki profil gigi tebal-tipis (lebar-sempit) dengan urutan yang bergantian. Kenapa dibuat begitu, dan kapan kita memakai chainring narrow wide? Chainring dan rantai sepeda Chainring sebagai gear depan sepeda, ditransfer kekuatan putarannya lewat rantai ke sprocket untuk memutar roda belakang. Rantai sepeda terdiri dari sambungan unit-unit link, yang sebenarnya memiliki […]

Artikel Chainring Narrow Wide – Kapan perlu dipakai pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Chainring Narrow Wide – Kapan perlu dipakai

Chainring narrow wide adalah chainring yang memiliki profil gigi tebal-tipis (lebar-sempit) dengan urutan yang bergantian. Kenapa dibuat begitu, dan kapan kita memakai chainring narrow wide?

Chainring dan rantai sepeda

Chainring sebagai gear depan sepeda, ditransfer kekuatan putarannya lewat rantai ke sprocket untuk memutar roda belakang. Rantai sepeda terdiri dari sambungan unit-unit link, yang sebenarnya memiliki bentuk dan lebar yang berbeda, yaitu outer plate dan inner plate. Dimana inner plate bentuknya lebih tipis dibandingkan outer plate.

Ketipisan chainring atau sprocket dipengaruhi oleh jenis sepeda dan jumlah sprocket, seperti chainring sepeda fixed/single gear lebih tebal dibanding sepeda multi gear, sprocket 11 speed lebih tipis dibandingkan sprocket 8 speed, begitu juga dengan bentuk rantainya, agar masih muat dan bisa masuk di celah-celah sprocket atau chainring sesuai dengan ketebalannya.

Profil gigi chainring diatur ketipisannya, agar bisa masuk ke tengah rantai sepeda dan bisa memutar rantai sepeda tersebut.

Outer plate dan inner plate rantai sepeda
Outer plate dan inner plate rantai sepeda

Sepeda single chainring adalah sepeda yang hanya memiliki 1 buah chainring atau disebut juga 1x. Berbeda dengan sepeda single/fix gear, isitilah single chainring umumnya dipakai untuk sepeda dengan satu chainring tetapi memiliki multi gear, dengan banyak sprocket atau cassette di bagian belakangnya. Rantai sepeda akan berpindah-pindah posisi pada gear belakang, sehingga posisi rantai tidak selalu lurus dengan chainring depan. Pada posisi rantai miring, gigi chainring bisa jadi tidak cukup kuat untuk menahan rantai, sehingga ketika chainring diputar, rantai mudah lepas.

Begitu juga ketika terjadi guncangan pada sepeda, yang membuat rantai mengayun (chain slap), dan melompat dan terangkat dari gigi chainring, membuat rantai terlepas dari jalurnya. Rantai yang terlalu panjang dan kendor, juga sangat berpotensi membuat gigitan chainring pada rantai mudah untuk lepas.

Chainring Narrow Wide untuk sepeda single chainring
Chainring Narrow Wide untuk sepeda single chainring

Kenapa rantai single chainring mudah lepas

Pada sepeda dengan Front Derailleur (FD) double atau triple chainring, FD tidak hanya berfungsi untuk memindahkan rantai, tetapi adanya FD juga sedikit membantu menahan posisi rantai untuk tidak melompat dari jalurnya.

Sepeda single chainring tidak memiliki FD, dan kita berharap agar posisi rantai selalu kuat pada posisi rantai miring ataupun pada saat sepeda terguncang.

Chainring narrow wide memiliki bentuk gigi lebar tipis menyesuaikan dengan bentuk rantai sepeda. Profil gigi yang tebal akan masuk pada posisi outer plate atau celah rantai yang lebar, profil gigi yang tipis akan masuk di bagian rantai yang tipis. Mengurangi celah pada bagian dalam rantai, sehingga membuat rantai tidak mudah bergoyang dan lebih kuat terikat pada chainring.

Posisi gigi chainring narrow wide pada rantai sepeda
Posisi gigi chainring narrow wide pada rantai sepeda

Mengurangi celah di antara gigi chainring dan rantai sekaligus akan mengurangi potensi kotoran, debu, atau lumpur untuk masuk di rantai. Kotoran-kotoran ini bisa menghambat masuknya chainring atau mungkin juga bisa mengurangi kelancaran perputaran chairing.

Karena urutan tebal tipis yang bergatian, chanring narrow wide hanya ditemui pada ukuran chairing yang genap, tidak ada untuk ukuran chainring ukuran ganjil.

Ditambah lagi profil gigi yang lebih panjang (tinggi), untuk membuat rantai lebih tidak mudah terlepas dari chainring. Profil gigi yang tinggi ini juga membuat lebih banyak gigi yang menyangkut pada rantai dibandingkan dengan gigi yang pendek. Pada posisi miring pun, masih ada bagian dari gigi yang menahan rantai tetap pada jalurnya.

Kenapa gigi chainring lebih tinggi
Kenapa gigi chainring lebih tinggi (foto: garbaruk.com)

Narrow wide untuk double chainring/triple chainring

Memakai chanring narrow wide pada sepeda double atau triple chainring bukalah ide yang bagus. Kita akan kesulitan untuk shifting gear depan, kemungkinan besar FD tidak akan cukup kuat untuk mendorong rantai agar berpindah dari satu chainring ke chainring lainnya. Karena memang chainring narrow wide dirancang agar rantai tidak mudah terlepas.

Chainring sepeda double/triple ada yang memiliki tambahan pin dan ramp (semacam goresan atau jalur), untuk memudahkan rantai terlepas dari chainring dan ditangkap oleh chainring di sebelahnya. Sangat bertolak belakang dengan sifat chainring narrow wide.

Ada juga chainring 2X dan 3X yang memiliki gigi yang berbeda-beda, tetapi bentuknya tinggi-rendah (low-high), bukan tebal tipis. Yang fungsinya untuk memudahkan chainring menangkap rantai ketika shifting.

Ramp untuk memudahkan shifting pada chainring double
Ramp untuk memudahkan shifting pada chainring double

Tidak semua produsen dan merk chainring memakai istilah narrow wide. Shimano memakai istilah Dynamic Chain Engagement +, SRAM memakai istilah X-Sync atau X-Sync 2 untuk single chainring yang memiliki bentuk tebal tipis. Untuk saat ini Shimano hanya memiliki chainring narrow wide untuk kategori sepeda gunung dan sepeda gravel (Shimano GRX 11 speed), karena Shimano belum mempunyai single chainring untuk groupset sepeda balap. Untuk kelas MTB, pilihan chainring narrow wide hanya untuk kelas Shimano Deore 11 speed (M5100) ke atas, yang sudah mendukung sistem 1X.

Alternative chainring narrow wide

Terutama untuk yang mengkoversi atau mengubah dari double atau triple chainring ke single chainring dan memakai chainring lama, biasanya akan mengalami masalah rantai lepas. Karena chainring lama yang untuk multi chainring tidak cukup kuat untuk menahan rantai sepeda tetap pada posisi nya.

Tidak hanya chanring narrow wide yang bisa membuat rantai tidak mudah terlepas. Ada aksesoris tambahan atau fitur lain pada komponen sepeda yang juga mempunyai fungsi yang mirip.

  • Chainguard

Chainguard ini bentuknya terlihat mirip seperti FD. Fungsinya sebagai pelindung dan menjaga posisi rantai, agar tidak goyang dan melompat. Ada juga beberapa chainguard memiliki bentuk yang menyatu dengan chain retention. Chain retention ini memiliki pulley yang fungsinya menjaga tegangan rantai, dan membantu juga untuk mencegah rantai terlepas.

  • Clutch derailleur

Fitur clutch pada rear derailleur membuat RD lebih kaku, sehingga ketika sepeda terguncang karena bentuk jalan yang bergelombang atau ketika mendarat, mengurangi rantai yang mengayun atau melompat.

Dengan memakai chainring narrow wide, sebenarnya kita tidak perlu lagi memakai chainguard. Tetapi untuk performa yang maksimal, tidak ada salahnya juga jika mau dipasang bersamaan.

Chain guard dan chain tensioner
Chain guard dan chain tensioner

Panjang rantai yang perlu diperhatikan, rantai sepeda yang kepanjangan, pasti akan kendor dan membuat rantai mudah sekali terlepas.

Terutama untuk sepeda gunung/sepeda gravel yang bermain di area yang ekstrem, medan yang tidak rata, banyak benturan dan guncangan atau sepeda yang melompat-lompat.

Begitu juga untuk sepeda lipat yang didominasi oleh drivetrain single chainring, yang sekarang banyak dipasangkan 8-10 speed, yang membuat posisi rantai lebih miring. Pada pemakaian normal mungkin tidak ada masalah dengan chainring biasa. Tetapi kadang pada pemakaian sepeda yang lebih kuat dan keras, rantai sepeda lipat bisa lepas. Memakai chainring narrow wide pada sepeda lipat adalah salah satu solusi mengurangi masalah itu.

Chainring narrow wide juga sudah ada yang sampai ukuran besar seperti 50 atau 52T, ukuran chainring yang banyak dipakai sepeda lipat performance. Sedangkan untuk sepeda gunung, ukuran chainring narrow wide biasanya ukuran 30T, 32T, 34T, 36T, termasuk oval chainring.

Harga chainring narrow wide biasanya berbanding lurus dengan kualitasnya. Chairing murah cenderung memiliki bahan aluminium/alloy yang mudah tergerus, lebih cepat untuk aus, sehingga pada pemakaian jangka panjang, fungsi narrow wide ini tidak maksimal lagi.

Artikel Chainring Narrow Wide – Kapan perlu dipakai pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/chainring-narrow-wide-kapan-perlu-dipakai.html/feed 4
Peraturan keselamatan bersepeda di jalan (Permenhub 59 Tahun 2020) https://www.sepeda.me/others/peraturan-keselamatan-bersepeda-di-jalan-permenhub-59-tahun-2020.html https://www.sepeda.me/others/peraturan-keselamatan-bersepeda-di-jalan-permenhub-59-tahun-2020.html#respond Wed, 04 Nov 2020 02:25:00 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9832 Sepeda.Me
Peraturan keselamatan bersepeda di jalan (Permenhub 59 Tahun 2020)

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020 adalah peraturan tentang keselamatan bersepeda dan pesepeda di jalan yang dikeluarkan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, disahkan sejak 14 Agustus 2020, dan berlaku mulai 25 Agustus 2020 (sumber: dephub.go.id). Peraturan bersepeda ini dikeluarkan untuk mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan penggunaan sepeda di jalan. Sesuatu […]

Artikel Peraturan keselamatan bersepeda di jalan (Permenhub 59 Tahun 2020) pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Peraturan keselamatan bersepeda di jalan (Permenhub 59 Tahun 2020)

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020 adalah peraturan tentang keselamatan bersepeda dan pesepeda di jalan yang dikeluarkan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, disahkan sejak 14 Agustus 2020, dan berlaku mulai 25 Agustus 2020 (sumber: dephub.go.id).

Peraturan bersepeda ini dikeluarkan untuk mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan penggunaan sepeda di jalan. Sesuatu yang positif, dan perlu kita apresiasi, karena tidak banyak peraturan atau undang-undang spesifik untuk sepeda, tidak seperti kendaraan bermotor dan pejalan kaki.

Ada juga yang bereaksi negatif dan pesimis tentang peraturan ini. Bisa jadi seperti membuat kegiatan sepeda menjadi lebih ribet, ambigu, atau tidak sesuai dengan yang diharapkan.  Ada juga yang mempertanyakan peraturan ini, dianggap masih memiliki kekurangan dan ketidakjelasan.

Kalaupun mucul peraturan turunan, tambahan, revisi, pro dan kontra in pasti tetap ada. Undang-undang dan peraturan tidak bisa memuaskan semua orang, karena pada prinsipnya manusia itu susah diatur, dan cenderung tidak suka dengan perubahan.

Mungkin anda sama seperti saya yang suka kesal melihat sepeda berjejer baris 4 di jalan, atau sepeda yang menerobos lampu merah. Peraturan ini salah satunya untuk menegaskan itu, untuk keselamatan kita para pesepeda dan ketertiban lalu lintas.

Peraturan Nomor 59 Tahun 2020 ini tidak mengatur khusus tentang sepeda listrik. Karena sepeda disini didefinisikan sebagai kendaraan tidak bermotor yang dilengkapi dengan stang kemudi, sadel, dan sepasang pedal yang digunakan untuk menggerakkan roda dengan tenaga pengendara secara mandiri.

Peraturan untuk komponen Sepeda

Ada beberapa komponen spesifik yang diwajibkan untuk dipasang di sepeda, yang berkaitan dengan keselamatan bersepeda.

1. Spakbor

Spakbor atau fender, atau mud guard, atau pelindung lumpur, minimal selebar tapak ban untuk mengurangi percikan air ke arah belakang, yang memang berpotensi untuk mengganggu pengguna jalan lain. Selain itu sebenarnya fender juga bisa melindungi lampu atau reflektor sepeda agar tidak tertutup lumpur, termasuk kita ke kita dan mata.

Peraturan tentang spakbor sebenarnya bukan peraturan yang terlalu aneh, ada negara lain seperti Belanda dan Jerman yang juga mewajibkan spakbor pada sepeda.

Tetapi di peraturan ini, ada pengecualian spakbor untuk sepeda balap dan sepeda gunung. Pasal 4 ayat 1: Penggunaan spakbor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) dikecualikan untuk Sepeda balap, Sepeda gunung, dan jenis Sepeda lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apa dasar pengkategorian sepeda gunung dan sepeda balap, bagaimana dengan sepeda gravel atau sepeda fixie?

Spakbor - Fender sepeda
Spakbor – Fender sepeda

2. Bel

Sepeda wajib memiliki bel, baik bel listrik atupun getar. Dengan bel dan suara kita bisa memberi peringatan ke segala arah.

3. Sistem rem

Suatu rangkaian yang terdapat pada sepeda untuk memperlambat atau menghentikan laju sepeda dan harus berfungsi dengan baik.

4. Lampu

Tidak harus lampu sepeda permanen, bisa juga yang portable, dipasang pada bagian depan dan belakang sepeda (seperti sepeda motor). Pada pasal 4 dikatakan lampu dan alat pemantul cahaya dipasang pada malam hari dan kondisi tertentu. Kondisi tertentu itu adalah kondisi jarak pandang terbatas karena gelap, hujan lebat, terowongan, dan/ atau, kabut.

Yang bisa kita temui kapan saja, jadi mempersiapkan lampu untuk kapan pun bersepeda adalah pilihan terbaik. Kabut, asap, hujan bisa muncul di siang hari, jadi tidak harus pada kondisi gelap. Dan fungsi lampu sepeda bukan hanya untuk melihat, tetapi juga agar kita terlihat.

5. Alat pemantul cahaya berwarna merah

Reflektor merah pada rangka sepeda, pada ketinggian 35-90mm dari permukaan tanah, jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi.

6. Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning

Reflektor putih atau kuning pada roda, dipasang pada jari-jari sepeda di kedua sisi roda.

7. Pedal

Pasal 3 ayat 8: Pedal dilengkapi dengan alat pemantul cahaya berwarna merah atau kuning pada bagian atas dan bagian bawah permukaan pedal.

Mungkin maksudnya di bagian samping, kalau di permukaan kan pasti akan tertutup tapak sepatu/alas kaki.

Tentu saja pasal ini tujuannya bagus, agar pesepeda bisa lebih terlihat. Untuk pedal bawaaan pabrik, memang hampir semuanya memiliki reflektor. Tapi hampir semua pedal clipless tidak memiliki reflektor, begitu juga dengan banyak flat pedal upgrade.

Clipless pedal tanpa reflektor
Clipless pedal tanpa reflektor

Tambahan lainnya adalah sepeda yang dioperasikan di Jalan harus berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia). Standar Nasional Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tentu saja kita juga bisa memakai komponen atau aksesoris keselamatan lainnya, seperti spion sepeda, lampu sign belok, atau lainnya yang kita anggap bisa membuat kegiatan bersepeda lebih aman tanpa melanggar peraturan ini.

Keselamatan ketika bersepeda

Untuk selama kegiatan bersepeda, peraturan pemerintah ini juga mengatur sama seperti kendaraan lainnya di jalan raya, seperti: Mematuhi rambu, konsentrasi, prioritas pada pejalan kaki, jarak aman, wajib memakai alas kaki. Dengan beberapa tambahan seperti:

1. Helm

Pasal 6 ayat 2: pesepeda dapat menggunakan alat pelindung diri berupa helm.

Jadi pesepeda tidak harus / wajib menggunakan helm.

Helm adalah alat pelindung diri yang sangat efektif, hampir 90% kecelakaan fatal bisa dihindari dengan memakai helm sepeda. Bukan karena kita bersepeda pelan, bersepeda di area sepi lantas kita tidak menggunakan helm. Kecelakaan bukan hanya karena kita sendiri, tetapi lebih banyak karena faktor eksternal, seperti pengemudi lain yang tidak konsentrasi, ngatuk, rem blong, atau kondisi jalan berlubang, lentingan batu, tiang jatuh, dan sebagainya. Sesuatu yang tidak bisa kita kontrol/prediksi yang seringkali membuat kita celaka. Jadi tanpa melihat peraturan atau undang-undang sepeda pun kita tahu, kalau helm adalah wajib, untuk keselamatan kita sendiri.

2. Ditarik kendaraan bermotor

Pasal 8a: dilarang untuk dengan sengaja membiarkan Sepeda ditarik oleh kendaraan bermotor dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan; 

3. Bersepeda malam hari

Pasal 6a: Pada kondisi malam hari, pesepeda menyalakan lampu dan menggunakan pakaian dan/ atau atribut yang dapat memantulkan cahaya;

Tidak cukup hanya lampu, kita juga harus mempunyai reflektor atau scotchligh pada pakaian, helm, vest, dan atribut lainnya ketika bersepeda malam hari.

Lampu saja tidak cukup untuk bersepeda gelap
Lampu saja tidak cukup untuk bersepeda gelap

4. Penumpang

Pasal 8b: dilarang untuk mengangkut penumpang, kecuali Sepeda dilengkapi dengan tempat duduk penumpang di bagian belakang sepeda;

Sepeda tidak diperbolehkan membonceng atau membawa orang di jalu / peg belakang atau duduk di top tube dan stang.

5. Menggunakan atau mengoperasikan perangkat elektronik seluler saat berkendara, kecuali dengan piranti dengar.

6. Menggunakan payung sambil bersepeda

7. Tidak boleh berdampingan sejajar lebih dari dua sepeda.

Peraturan ini cukup bagus, untuk menghindari gerombolan sepeda yang memblok jalan, kadang hanya untuk berbincang-bincang dan menghalangi jalan pengendara lain. Dan pada jalur sepeda yang lebarnya hanya 1.2-1.5m, seharusnya sepeda tidak bisa berkendara sejajar.

Isyarat Tangan pesepeda

Ketika sepeda harus bermanufer, selain harus berhati-hati dan melihat kondisi area sekitar, peraturan bersepeda juga mengatur tentang kode isyarat tangan (pasal 7).

Isyarat tangan untuk:

  • Belok kiri: merentangkan lengan kiri menjauhi tubuh hingga setinggi bahu untuk belok kiri;
  • Belok kanan: merentangkan lengan kanan menjauhi tubuh hingga setinggi bahu untuk belok kanan;
  • Berhenti: mengangkat salah 1 (satu) tangan di samping atas kepala untuk berhenti;
  • Memberikan jalan: mengayunkan tangan dari belakang ke depan untuk memberikan Jalan bagi pengendara lain.
Isyarat tangan ketika bersepeda
Isyarat tangan ketika bersepeda

Yang juga penting diperhatikan pesepeda ketika memberi kode tangan adalah posisi tangan di stang dan tuas rem. Biasanya rem depan ada di tangan kiri, dan rem belakang ada di tangan kanan. Ketika kita belok kanan, dan mengangkat tangan kanan, maka rem di tangan kiri untuk rem depan. Pada jalan turunan, pada keceptan tinggi, tanpa posisi badan yang tepat, mengerem sepeda apalagi mendadak bisa membuat kita terbalik, karena yang kita pakai adalah rem roda depan. Atau jika hanya ada satu tuas rem yang bisa dipakai, kondisi ini bisa berbahaya, jadi biasakan untuk mengingat posisi rem ketika akan mengangkat tangan.

Sanksi melanggar aturan bersepeda

Permenhub Nomor 59 Tahun 2020 ini hanya sebagai panduan bagi keselamatan pesepeda. Tidak ada pengaturan tentang sangsi apa yang akan diberikan bagi pelanggarnya. Menurut penjelasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, peraturan turunan akan dikeluarkan oleh Pemda (Pemerintah Derah) untuk peraturan masing-masing daerah (Perda) berkaitan dengan sanksi untuk pelanggaran aturan ini. Jadi sangat mungkin untuk setiap daerah mempunyai peraturan turunan dan sanksi yang berbeda.

Peraturan dan Undang-Undang lainnya

Selain itu pada BAB III (pasal 11 sampai 17) membahas tentang Fasilitas Pendukung dan jalur sepeda, Bab IV (pasal18) membahas tentang Fasilitas Parkir Umum.

Untuk versi lingkapnya bisa dilihat di link pdf di bawah, termasuk peraturan peraturan dan undang-undang (UU) lainnya yang berkaitan dengan sepeda dan lalu lintas.

Satu hal lain yang saya pikir cukup bagus untuk ditambahkan ke peraturan bersepeda atau perundangan lalu lintas terkait bersepeda adalah jarak minimum bersampingan antara sepeda dan kendaraan roda empat atau lebih, pada jalan yang tidak ada jalur khusus sepeda.

Mungkin karena kondisi jalan kita relatif lebih sempit, macet, dan lainnya, peraturan seperti ini sulit untuk dilaksanakan. Tetapi manjaga jarak antara mobil dan sepeda ini bagus untuk keselamatan pesepeda. Sepeda lebih sulit untuk menjaga keseimbangan dibandingkan motor yang ban nya lebar. Sehingga kadang karena ada batu atau hal lain, sepeda bisa harus oleng atau terpaksa berbelok sedikit ke samping. Bobot sepeda yang ringan, membuat sepeda mudah goyang ketika diterjang oleh angin mobil yang lewat disebelahnya, apalagi jika berkecepatan tinggi atau mobil besar seperti bus.

Jaga jarak sepeda ketika berpapasan
Jaga jarak sepeda ketika berpapasan

Undang-undang ini sudah disahkan dan diberlakukan, tidak bisa kita abaikan. Sebagai pesepeda kita wajib untuk mengetahui dan melaksanakannya. Walaupun mungkin terasa tidak pas atau kurang jelas, tidak ada yang bertolak belakang dengan prinsip dasarnya, yaitu untuk keselamatan kita, para pesepeda.

Dan bagaimana pendapat kamu tentang peraturan bersepeda Nomor 59 Tahun 2020 ini?

Artikel Peraturan keselamatan bersepeda di jalan (Permenhub 59 Tahun 2020) pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/others/peraturan-keselamatan-bersepeda-di-jalan-permenhub-59-tahun-2020.html/feed 0
Derailleur hanger atau anting RD Standard vs Direct Mount https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/derailleur-hanger-atau-anting-rd-standard-vs-direct-mount.html https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/derailleur-hanger-atau-anting-rd-standard-vs-direct-mount.html#comments Sun, 01 Nov 2020 06:23:15 +0000 https://www.sepeda.me/?p=9813 Sepeda.Me
Derailleur hanger atau anting RD Standard vs Direct Mount

Derailleur hanger atau anting RD, komponen sepeda yang tidak banyak disadari fungsinya sampai disaat dia rusak. Derailleur hanger adalah komponen yang unik, yang dibuat agar tidak terlalu kuat, untuk mengurangi potensi kerusakan pada RD ataupun rangka sepeda. Sepeda Multi gear Sepeda multi gear atau multi speed sudah ada sejak lama, sejak awal 1900an. Sistem derailleur […]

Artikel Derailleur hanger atau anting RD Standard vs Direct Mount pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
Sepeda.Me
Derailleur hanger atau anting RD Standard vs Direct Mount

Derailleur hanger atau anting RD, komponen sepeda yang tidak banyak disadari fungsinya sampai disaat dia rusak. Derailleur hanger adalah komponen yang unik, yang dibuat agar tidak terlalu kuat, untuk mengurangi potensi kerusakan pada RD ataupun rangka sepeda.

Sepeda Multi gear

Sepeda multi gear atau multi speed sudah ada sejak lama, sejak awal 1900an. Sistem derailleur menjadi populer sejak dipakai pertama kali di perlombaan sepeda Tour de France pada 1937. Sejak saat itu, desain rangka sepeda mengalami perubahan untuk mengakomodir sprocket tambahand an derailleur.

Rangka sepeda perlu tambahan khusus agar bisa dipasangkan rear derailleur (RD) di bagian belakang frame, yang membedakannya dengan rangka sepeda single speed atau fixed gear. Sepeda multi gear modern dirancang dengan drop out (dudukan) as roda vertikal, dan tambahan lubang untuk menggantungkan rear derailleur.

Pada awalnya, di bagian frame ditambahkan tonjolan dengan lubang, dan RD dibaut atau dipasang langsung pada frame sepeda, dan cara ini berfungsi dengan efektif. Tetapi menjadi masalah ketika RD atau frame yang terbentur, tertabrak, atau terkena jari-jari sepeda, yang mengakibatkan posisinya bengkok dan tidak lurus lagi. Pada posisi RD bengkok, shifting tidak akan lancar atau bahkan mungkin tidak naik-turun pindah gigi ke gear/speed tertentu.

Frame sepeda dengan RD hanger permanen vertikal vs horizontal drou out
Frame sepeda dengan RD hanger permanen vertikal vs horizontal drop out

Posisi yang miring/bengkok atau bahkan frame patah, sulit untuk diperbaiki. Harus di bengkokkan ulang, dilas dan disambung, yang membuat kekuatannya bisa jauh berkurang. Ada juga yang lebih memilih untuk mengganti frame setelah patah. Untuk mengatasi masalah ini, muncullah rear derailleur hanger, atau yang disebut juga dengan anting RD.

Derailleur hanger atau anting RD

Derailleur hanger atau anting RD adalah sebuah komponen tambahan, yang menghubungkan frame dengan RD. RD hanger sering disebut juga scarificial bracket, atau braket yang dikorbankan, karena jika terjadi benturan, maka anting RD ini yang diharapkan akan bengkok, bukan RD nya atau framenya. Tentu saja mengganti atau memperbaiki anting RD akan jauh lebih mudah dan murah, dari pada harus memperbaiki apalagi mengganti RD dan frame sepeda. Jadi konsep dasar anting RD atau RD hanger adalah menciptakan titik lemah (weak point) untuk menjaga RD dan frame.

Harga anting RD atau derailleur hanger sekitar 40-50 ribu. Kerusakan RD hanger, masih jauh lebih ekonomis dibandingkan kerusakan, perbaikan, atau penggantian RD dan frame.

Setiap pembuat rangka sepeda, bebas mendesain bentuk framenya, termasuk bentuk dropout dan anting RD. Ada banyak sekali bentuk rear derailleur hanger yang bermunculan. Perbedaaanya biasanya karena posisi baut dan lubangnya, dan tentu saja bentuk framenya, RD hanger harus pas dipasang sesuai dengan ruang yang disediakan pada frame tersebut. Bahkan pada merk yang sama pun bisa memiliki derailleur hanger yang berbeda-beda.

Derailleur yang bengkok
Derailleur yang bengkok

RD hanger sangat menolong, Rear derailleur memang rawan untuk terbentur. Pada sepeda MTB, RD bisa terhantam ke batu atau benda lain di jalan yang bergelombang, pada saat menikung, atau posisi sepeda miring, atau ketika sepeda direbahkan, dan lainnya. Semakin besar ukuran sprocket atau cassette sepeda, pastinya membutuhkan RD yang lebih panjang. Ada 3 ukuran RD cage yang umum ditemui, yaitu short cage, medium cage, dan long cage. Terutama untuk sepeda mini atau sepeda lipat yang berukuran 16” atau 20”, yang kadang dipaksakan untuk memakai cassette besar, posisi RD yang panjang akan membuat RD sangat dekat ke permukaan jalan. Sehingga kadang pada saat menikung pun RD sudah bergesek ke jalan. Bahkan ada pembaca disini yang berkomentar, kalau selinya tidak bisa pindah ke sprokcet terbesar karena RD nya kena ke jalan.

Rd biasanya terbuat dari aluminium/alloy, sehingga lebih ringan dan tidak terlalu keras. Karena kalau terlalu kuat/keras, jika terjadi benturan maka yang bengkok duluan bisa jadi RD atau rangkanya, bukan antingnya. Tetapi memang tidak menutup kemungkinan, pada benturan keras, RD dan rangka pun bisa ikut bengkok, tetapi setidaknya adanya anting bisa mengurangi risiko yang lebih besar.

Derailleur hanger standard

Rd standard adalah jenis RD yang lebih dulu dan sudah lama dipakai pada sepeda multigear. RD hanger standard, memposisikan RD untuk dipasang dekat di bawah dropout/as roda. Semua sepeda multi gear versi lama memakai anting RD jenis ini. Termasuk pada sepeda fixie, single gear dengan dropout horizontal/semi horizontal yang dikonvert menjadi sepeda multi gear.

Semua RD termasuk yang keluaran terbaru dibuat untuk kompatibel dengan RD hanger standard. Begitu juga dengan kompabilitinya ukuran drop out QR 10/12mm atau Thru Axle 15mm.  Semua manufaktur kompak memakai jenis anting ini, hanya memang bentuknya bisa berbeda-beda disesuaikan dengan bentuk frame yang dipakai. Terutama untuk sepeda-sepeda dengan frame yang tidak umum, mungkin akan kesulitan harus mencari anting RD yang sesuai, karena sangking banyaknya bentuk hanger, tidak semua akan dibuat terus menerus.

Hampir selama puluhan tahun tidak ada alternative yang dominan untuk derailleur hanger standard, sampai pada 2012 Shimano memperkenalkan sistem direct mount.

Anting RD Standard Mount vs Direct Mount
Anting RD Standard Mount vs Direct Mount

RD Direct Mount

Dibangingkan dengan RD standard yang posisi baut gantungan RD berada di bawah as roda, direct mount membuat posisi baut gantungan RD lebih jauh mundur ke belakang. Mirip dengan konsep Shimano Shadow, dimana Rd dibuat lebih tersembunyi, berlindung di balik frame dan cassette sepeda, sehingga bentuk RD dan roda sepeda lebih ramping, mengurangi peluang tersangkut dari samping dan juga sedikit lebih aerodinamis.

Disamping itu, posisi RD yang lebih ke belakang, juga memungkin ruang yang lebih bebas pada as roda, untuk desain frame dan as roda yang lebih fleksibel. Bonus tambahannya adalah, lebih mudah untuk mengeluarkan roda, karena posisi RD tidak lagi menghalangi ketika kita akan menarik roda keluar dari frame. Shimano juga mengklaim kalau direct mount membuat posisi RD lebih kuat dan kaku.

RD direct mount mempunyai RD hanger yang berbeda dari standard yang relatif tegak, RD hanger direct mount bentuknya lebih miring atau menjauh dari as roda, sehingga bisa menggapai RD. Dan jika dilihat dari belakang biasanya ada sedikit lengkungan, dibandingkan RD hanger standard yang relatif rata/lurus.

Derailleur Hanger Standard vs Direct Mount
Derailleur Hanger Standard vs Direct Mount

Jenis RD direct mount juga diikuti oleh Campagnolo, tapi tidak dengan SRAM yang memakai standard mount sekaligus menginisiasi pemakaian jenis coaxial mounted (hangerless). Pada awalnya RD direct mount hanya dipasangkan pada RD high end sepeda gunung, tetapi sekarang sudah mulai dipakai juga pada kelas groupset sepeda balap Shimano, dan kelas menengah.

RD direct mount kompatibel dengan RD hanger standard, dengan tambahan B-Link. B-knuckle adalah istilah untuk bagian dari rear derailleur yang menempel ke rd hanger. B-link adalah semacam ruas pendek/extension yang dipasangkan pada RD direct mount. Sepertinya semua RD Shimano direct mount terpasang/diberi B-Link, sehingga bisa dipasangkan pada anting RD standard atau pun direct mount.

B-link berguna untuk memperpanjang lubang baut (B-knuckle) RD, sehingga RD direct mount yang dibuat lebih mundur, masih bisa dipasang pada derailleur hanger standard. Sehingga kalau mau memasang RD direct mount pada hanger direct mount, pastikan B-Link nya sudah terlepas.

  • RD standard mount: hanya bisa dipasang pada RD hanger standard. Jika di sepeda kita terpasang direct mount hanger, ganti ke hanger standard yang kompatibel dengan freme.
  • RD direct mount: hanya bisa dipasang pada RD hanger direct mount tanpa B-Link. Bisa dipasang pada RD hanger standard, dengan memasang B-Link.
Rear Derailleur Standard vs Direct Mount
Rear Derailleur Standard vs Direct Mount

Ntah apa alasannya dikatakan direct (langsung) mount, karena tetap juga masih memakai RD hanger. Apalagi ditambah B-Link, malah menjadi lebih tidak langsung. Tambahan B-Link sebenarnya membuat makin banyak sambungan pada pada RD sepeda, yang memperbesar peluang RD untuk goyang atau koclak. Frame ke hanger, hanger ke B-Link, B-Link ke RD, baut dan sambungan jika ada yang longgar biasanya akan menjalar ke sambungan lainnya. Apalagi jika ditambah dengan goatlink (RD ekstender), terlalu banyak sambungan yang bisa menjadi titik pivot. Jadi ketika memakai goatlink atau roadlink, akan lebih baik jika melepas B-Link jika masih memungkinkan.

Anting RD + Goatlink + B Link + Rear Derailleur
Anting RD + Goatlink + B Link + Rear Derailleur

Hampir kebanyakan sepeda gunung modern sekarang ini memakai RD hanger direct mount, groupset Altus juga sudah kompatibel untuk direct mount. Bagi yang ingin mengganti ke direct mount juga bisa, selama bisa menemukan atau membuat hanger/anting yang pas atau kompatibel dengan framenya.

RD yang bengkok bisa membawa masalah besar. Parktool mempunyai alat sepeda khusus untuk mengukur dan memperbaiki RD yang bengkok (Park Tool DAG-2.2).

Jika bengkok sedikit mungkin shifting akan terasa tidak lancar, atau mungkin tidak bisa masuk ke gear besar/kecil. Jika RD hanger terlalu bengkok, pada saat memakai gear kecil, RD bisa menghantam jari-jari sepeda, dan merusak roda. Tidak ada salahnya kita membawa cadangan RD, bentuknya kecil, murah, mudah untuk disembunyikan/disimpan, dari pada harus dorong sepeda pulang.

Artikel Derailleur hanger atau anting RD Standard vs Direct Mount pertama kali dipublikasikan di Sepeda.Me.

]]>
https://www.sepeda.me/parts/drivetrain-sepeda/derailleur-hanger-atau-anting-rd-standard-vs-direct-mount.html/feed 2